Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomiKementerianKota SerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Lebaran Penuh Haru di Serang: Gubernur Andra Soni Buka Rumah Rakyat, Yatim dan Lansia Berbahagia

200
×

Lebaran Penuh Haru di Serang: Gubernur Andra Soni Buka Rumah Rakyat, Yatim dan Lansia Berbahagia

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Suasana hangat dan penuh haru mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Serang. Ratusan anak yatim, kaum duafa, hingga lansia merasakan kebahagiaan istimewa dengan berlebaran langsung bersama Gubernur Banten Andra Soni di Gedung Negara Provinsi Banten, Sabtu (21/3/2026).

Momentum hari kemenangan tahun ini terasa berbeda bagi masyarakat Kota Serang, khususnya anak yatim dan kaum duafa. Mereka diundang secara khusus oleh Gubernur Banten, Andra Soni, untuk merayakan Idulfitri bersama di Gedung Negara Provinsi Banten, yang juga merupakan Rumah Dinas Gubernur.

Banner

Usai melaksanakan salat Idulfitri di Alun-alun Barat, Andra Soni langsung mengajak masyarakat untuk datang dan bersilaturahmi. Antusiasme warga terlihat tinggi, bahkan masyarakat sekitar berbondong-bondong hadir untuk bersalaman dan merasakan kebersamaan di hari raya.

“Bersama berbagai masyarakat merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Ada juga masyarakat Nasrani dan Budha yang turut menyampaikan selamat. Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias mengikuti halal bihalal,” ujar Andra Soni.

Ia pun menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh masyarakat Banten.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Banten, saya mengucapkan minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” tambahnya.

Baca juga:  Debt Collector Bacok Anggota Brimob di Serang, Polda Banten Ringkus Dua Pelaku dan Buru Sembilan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni juga mengapresiasi kelancaran arus mudik di wilayah Banten. Ia mengucapkan terima kasih kepada para pemudik yang telah mematuhi aturan serta petugas yang bekerja maksimal di lapangan.

“Meski ada peningkatan, Alhamdulillah mudik berjalan lancar tanpa hambatan berarti,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat berbagi kebahagiaan bersama anak yatim dan lansia di hari yang penuh berkah ini. Kegiatan makan bersama dan pemberian santunan menjadi bagian dari upaya menghadirkan kebahagiaan bagi mereka.

“Kita kedatangan anak-anak yatim dan makan ketupat bersama. Ini menjadi ladang pengabdian bagi pemimpin kepada masyarakat,” katanya.

Andra Soni juga menegaskan bahwa Gedung Negara adalah rumah rakyat yang terbuka bagi siapa saja.

“Sejak saya menjadi gubernur, bangunan ini terbuka untuk masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, ia memaparkan berbagai program Pemprov Banten, salah satunya program sekolah gratis untuk SMA, SMK, dan SKh swasta yang tahun ini mulai diperluas ke Madrasah Aliyah swasta.

“Ini bagian dari upaya meningkatkan daya saing masyarakat Banten,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Banten juga terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui layanan kesehatan, pendidikan, serta membuka peluang kerja seiring meningkatnya investasi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kota.

Baca juga:  Bupati Serang Ajak MUI Edukasi Generasi Muda Tangkal Dampak Negatif Media Sosial

Di lokasi, kebahagiaan terpancar dari wajah para penerima manfaat. Saidah (86), warga Kelurahan Kaujon, mengaku sangat senang bisa merasakan momen tersebut.

“Senang bisa berlebaran dengan Gubernur. Alhamdulillah dapat bingkisan, berkah,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Eni Sunaeni (70) yang mengaku baru pertama kali merasakan pengalaman tersebut meski tinggal tak jauh dari lokasi.

Sementara itu, Pengelola Yayasan Ummul Quro, Nurlelah, mengungkapkan rasa syukur karena anak-anak asuhnya bisa merasakan kebahagiaan Lebaran bersama gubernur.

“Ini karunia bagi kami. Anak-anak merasa Gubernur hadir seperti bapak mereka di momen Lebaran,” ucapnya.

Anak-anak yatim seperti Jafar Abdul Ibad (11) dan Kayla Putri Deviana (10) juga tampak bahagia. Mereka mengaku senang bisa bertemu langsung dengan gubernur dan menerima santunan.

Yayasan Ummul Quro sendiri telah berdiri selama 18 tahun di Desa Teluk Terate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, dengan sekitar 80 anak asuh dari usia prasekolah hingga SMA.

“Kami ingin memastikan mereka punya bekal keterampilan hidup hingga dewasa,” tutup Nurlelah.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!