Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomiKabupaten SerangKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosialWisata

Dari Tambang Ayam ke Panggung Banten, Sumur Kenclong Anyar Tembus 3 Besar Destinasi Award

112
×

Dari Tambang Ayam ke Panggung Banten, Sumur Kenclong Anyar Tembus 3 Besar Destinasi Award

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN — Taman Wisata Alam Sumur Kenclong di Kampung Panibungan, Desa Tambang Ayam, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, berhasil menembus tiga besar Destinasi Award Banten 2026 kategori Pokdarwis Terbaik tingkat Provinsi Banten.

Sumur Kenclong menjadi salah satu dari tiga destinasi yang lolos setelah mengikuti proses penilaian dokumen dari peserta yang berasal dari delapan kabupaten dan kota di Provinsi Banten.

Banner

Kepastian tersebut disampaikan salah satu juri Pokdarwis Destinasi Award Banten 2026, Eri Sujatnika, saat melakukan visitasi faktual ke Taman Wisata Alam Sumur Kenclong, Selasa (15/9/2026) malam.

“Kegiatan hari ini adalah visitasi terkait penjurian Destinasi Award dari Dinas Pariwisata Provinsi Banten. Untuk di Desa Wisata Tambang Ayam ini untuk kategori Pokdarwis Terbaik di Provinsi Banten,” ujar Eri.

Menurut Eri, Sumur Kenclong berhasil masuk tiga besar berdasarkan penilaian terhadap dokumen yang sebelumnya telah diunggah oleh peserta.

Beberapa aspek yang menjadi penilaian meliputi manajemen, pemberdayaan masyarakat, inovasi Pokdarwis, hingga kelengkapan administrasi.

“Yang kami nilai adalah manajemen, kemudian pemberdayaan kepada masyarakat, dan inovasi dari Pokdarwis itu sendiri, selain dengan administrasi yang sudah dibuat oleh mereka,” katanya.

Eri menjelaskan, dari peserta yang mengikuti ajang tersebut dari delapan kabupaten dan kota se-Banten, proses penilaian dokumen telah mengerucutkan nominasi menjadi tiga besar.

Baca juga:  Gubernur Banten Dorong Zakat Produktif untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

“Yang kami nilai sekarang sudah mengerucut ke tiga besar, nominasi tiga besar, jadi kami harus melakukan visitasi terkait dengan dokumen yang sudah diunggah,” terangnya.

Ia menambahkan, Destinasi Award Banten 2026 digelar sebagai salah satu upaya untuk memotivasi para pemangku kepentingan pariwisata agar terus meningkatkan kualitas destinasi dan pengelolaannya.

“Jadi, selain untuk menambah kunjungan wisata di Provinsi Banten juga agar para pelaku wisata meningkatkan kualitasnya. Ini kami lakukan sejak Juni mulai disosialisasikan ke kabupaten dan kota,” paparnya.

Eri yang juga Pejabat Fungsional Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda pada Dinas Pariwisata Provinsi Banten menyebutkan, visitasi terakhir dijadwalkan pada 22 September 2026.

Setelah seluruh tahapan visitasi selesai, pemenang juara satu, dua dan tiga dari berbagai kategori rencananya diumumkan pada 25 September 2026.

“Untuk penghargaannya akan diberikan Insya Allah di tanggal 4 Oktober ketika Hari Jadi Provinsi Banten,” urainya.

Berharap Jadi Juara I

Sementara itu, Kepala Desa Tambang Ayam, Jumintra, yang juga pemilik Taman Wisata Alam Sumur Kenclong, mengaku tidak menyangka destinasi wisata yang dikelolanya bisa menembus tiga besar tingkat Provinsi Banten.

“Saya jujur nggak disangka ya Sumur Kenclong masuk tiga besar. Saya sangat senang sekali, terutama saya sebagai kepala desa mewakili masyarakat ini merasa bangga,” ujarnya.

Baca juga:  Dorong JLU, Anggota DPR RI Annisa Maharani Siap Kawal DAK untuk Cilegon dari Pusat

Jumintra mengatakan, perkembangan Sumur Kenclong diharapkan tidak hanya meningkatkan sektor pariwisata, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat sekitar.

Salah satu targetnya adalah memperluas lapangan pekerjaan sehingga masyarakat memiliki sumber penghasilan di lingkungan sendiri.

“Saya ingin memperluas membuka lapangan pekerjaan untuk mengurangi angka kejahatan. Kalau kita ada lapangan pekerjaan, otomatis mengurangi angka kejahatan, artinya bisa cari sesuap nasi di tempat tersebut,” katanya.

Jumintra menuturkan, Sumur Kenclong sebelumnya juga meraih juara pertama destinasi wisata tingkat Kabupaten Serang pada tahun lalu, meski ketika itu masih memiliki banyak keterbatasan.

Kini, berbagai fasilitas di kawasan wisata tersebut terus dikembangkan. Kondisi itu membuat pihak pengelola optimistis dapat bersaing dalam ajang Destinasi Award Banten 2026.

“Berharap bisa menjadi juara 1 untuk lomba ini karena sudah banyaknya fasilitas. Ini agar tahun-tahun berikutnya Taman Wisata Alam Sumur Kenclong ini semakin maju, dan lebih banyak membuka lapangan pekerjaan,” tuturnya.

Visitasi tersebut turut dihadiri Camat Anyar Imron Ruhyadi, Kepala Bidang Peningkatan Daya Tarik Wisata pada Disporapar Kabupaten Serang Dito Candra Wirastyo, para pengurus Pokdarwis Desa Tambang Ayam, serta ibu-ibu PKK Desa Tambang Ayam.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!