Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomi

Pernah Tertunda Kuliah karena Ekonomi, Andra Soni: Pendidikan Jalan Keluar dari Kemiskinan

61
×

Pernah Tertunda Kuliah karena Ekonomi, Andra Soni: Pendidikan Jalan Keluar dari Kemiskinan

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN — Gubernur Banten Andra Soni mengajak ribuan calon mahasiswa baru Universitas Bina Bangsa (Uniba) menjadikan pendidikan sebagai jalan untuk mengubah masa depan dan memutus mata rantai kemiskinan.

Pesan tersebut disampaikan Andra saat membuka Perkenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKBM) di Uniba Convention Center (UCC), Cipocok Jaya, Kota Serang, Rabu (16/9/2026).

Banner

Di hadapan 4.966 calon mahasiswa baru, Andra tidak hanya berbicara mengenai pentingnya pendidikan, tetapi juga membagikan pengalaman pribadinya ketika harus menghadapi keterbatasan ekonomi untuk melanjutkan kuliah.

“Saya ingin mahasiswa Banten menjadi generasi yang tidak mudah menyerah, tidak cepat merasa puas, terbuka terhadap perubahan, dan selalu melihat setiap tantangan sebagai kesempatan untuk tumbuh,” kata Andra.

Ia mengaku setelah lulus SMA sekitar 1995, dirinya tidak dapat langsung melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Kondisi ekonomi keluarga membuatnya harus bekerja terlebih dahulu sembari mengumpulkan biaya kuliah.

“Kala itu, seusai lulus SMA sekitar tahun 1995, saya tidak bisa langsung kuliah. Sementara teman-teman lainnya, karena orang tuanya mampu, mereka bisa melanjutkan kuliah di kampus-kampus ternama,” ujarnya.

Baca juga:  Fajar Hadi Prabowo: Pelantikan MD KAHMI Jadi Momentum Penguatan Peran Pemuda dan Kader HMI di Cilegon

Andra kemudian memilih bekerja dan menyisihkan sebagian gajinya untuk membiayai pendidikan. Setahun kemudian, ia mendaftar ke perguruan tinggi yang dinilainya lebih terjangkau dan memungkinkan pembayaran secara mencicil.

“Pokoknya yang penting bisa kuliah. Namun, karena kondisi politik saat itu sedang bergejolak, akhirnya kuliah saya tertunda dan hanya bisa sampai D-4,” katanya.

Perjalanan pendidikannya tidak berhenti di sana. Dua puluh satu tahun kemudian, Andra menyelesaikan pendidikan S-1 pada 2019. Ia kemudian meraih gelar S-2 pada 2023 dan saat ini melanjutkan pendidikan doktoral atau S-3.

“Semua itu terwujud karena motivasi kuat saya untuk keluar dari kemiskinan,” tegasnya.

Menurut Andra, pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan dirinya mendorong agar akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Banten, khususnya masyarakat dengan kemampuan ekonomi menengah ke bawah, semakin terbuka.

Ia juga mengapresiasi Uniba yang dinilai turut memberikan akses pendidikan tinggi kepada masyarakat Banten.

Selain akses pendidikan, Andra menekankan pentingnya mahasiswa memiliki growth mindset, yakni pola pikir yang melihat kemampuan sebagai sesuatu yang dapat terus dikembangkan melalui proses belajar, kerja keras, pengalaman, dan keberanian menghadapi tantangan.

Baca juga:  Gubernur Andra Soni Kukuhkan Dekranasda Banten dan Bunda PAUD, Siap Dongkrak Ekonomi Kreatif dan Pendidikan Anak Usia Dini

Ia juga meminta mahasiswa memperkuat berbagai keterampilan nonteknis, mulai dari berpikir kritis, pemecahan masalah, komunikasi, kolaborasi, kepemimpinan, kreativitas hingga kemampuan beradaptasi.

“Adik-adik mahasiswa harus memahami prinsip lifelong learning. Di mana pun, kapan pun, dan dengan siapa pun kita berinteraksi, selalu ada sesuatu yang dapat kita pelajari,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana PKKBM Uniba Hadi Kurniawanto mengatakan kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari dan diikuti 4.966 calon mahasiswa baru.

Menurutnya, PKKBM digelar untuk memberikan pembekalan sekaligus membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan dan sistem pendidikan di perguruan tinggi.

“Tema yang diusung dalam PKKBM tahun ini adalah ‘Menguatkan Budaya Akademik dan Nasionalisme dalam Akselerasi Inovasi Berdampak bagi Pembangunan Bangsa’,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Muhammad Najib, Dewan Pembina Yayasan Uniba Furtasan Ali Yusuf, Ketua Yayasan Uniba Sakti Handayani, Rektor Uniba Bambang Dwi Suseno, serta jajaran sivitas akademika.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!