Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomiKementerianKota SerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Tinawati Dorong Sekolah di Banten Cegah Perundungan, Siswa Diminta Berani Melapor

56
×

Tinawati Dorong Sekolah di Banten Cegah Perundungan, Siswa Diminta Berani Melapor

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mendorong sekolah tidak sekadar mengejar prestasi dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS), tetapi membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, bersih, dan asri secara berkelanjutan.

Pesan tersebut disampaikan Tinawati saat meninjau sekaligus melakukan penilaian LSS tingkat Provinsi Banten 2026 di SMAN 1 Ciruas, Kabupaten Serang, Kamis (17/9/2026).

Banner

Menurut Tinawati, lingkungan sekolah yang sehat menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun budaya positif sekaligus mendukung proses belajar siswa.

“Bagi saya, sekolah sehat adalah kunci untuk menciptakan budaya-budaya baik itu,” kata Tinawati.

Ia juga mengajak dewan guru, siswa, orang tua, serta masyarakat sekitar untuk bergotong royong menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung tumbuh kembang anak. Pengawasan bersama dinilai penting untuk mencegah berbagai tindakan yang dapat merugikan siswa, termasuk perundungan atau bullying.

“Kepada adik-adik siswa, tolong kita saling bantu. Biasanya kalau sesama teman itu saling terbuka, mau cerita. Terus kalau melihat ada perundungan segera laporkan ke guru atau kepala sekolah supaya bisa langsung ditangani,” ujarnya.

Baca juga:  Pasar Induk Merak Belum Jadi Prioritas, Pemkot Cilegon Buka Peluang Investor Benahi Pasar

Tinawati menegaskan, penerapan sekolah sehat tidak boleh berhenti setelah penilaian lomba selesai. Menurutnya, budaya hidup sehat harus menjadi bagian dari kehidupan sekolah sehari-hari karena lingkungan yang sehat merupakan kebutuhan bagi siswa untuk dapat belajar dengan nyaman.

“Kalau itu sudah diwujudkan maka insya Allah cita-cita untuk mewujudkan generasi emas bisa tercapai,” pungkasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Tinawati bersama rombongan juga meninjau asrama siswa asal Papua yang mengikuti program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM). Program tersebut menyasar siswa dari daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) agar memperoleh akses pendidikan lanjutan yang bermutu.

Pada tahun 2026, SMAN 1 Ciruas menerima 14 siswa asal Papua melalui program ADEM.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 1 Ciruas Mulyadi mengatakan pihaknya berkomitmen menerapkan pola pendidikan yang sehat, aman, nyaman, dan asri secara berkelanjutan.

Komitmen tersebut, kata Mulyadi, menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas, salah satunya melalui implementasi Trias Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

Baca juga:  Muhammadiyah Cilegon All Out Dukung Sekolah Gratis Robinsar, Minta SD-SMP Swasta Hapus Pungutan

“Ada tiga hal yang menjadi fokus kita, yakni pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan sehat,” katanya.

Dalam aspek pendidikan kesehatan, sekolah melakukan berbagai pendekatan, antara lain melalui kegiatan ekstrakurikuler dan sosialisasi kesehatan yang bekerja sama dengan Puskesmas maupun pihak terkait lainnya.

Materi pendidikan kesehatan juga mencakup upaya menjaga kesehatan siswa sejak masa pranikah, pernikahan, kehamilan, menyusui, hingga pemenuhan kebutuhan gizi.

“Karena untuk menciptakan SDM yang unggul itu harus dimulai dari kesehatan,” ujarnya.

Untuk pelayanan kesehatan, SMAN 1 Ciruas mengoptimalkan fungsi UKS. Selain itu, setiap kelas dilengkapi dengan peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) sesuai standar.

Sedangkan dalam pembinaan lingkungan sehat, seluruh guru dan siswa didorong untuk menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

Sebagian sampah yang dihasilkan juga diolah kembali. Selain itu, kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah dilaksanakan secara rutin setiap Jumat.

“Sampah-sampah itu juga sebagian kita olah, dan setiap hari Jumat kita juga melakukan bersih-bersih bersama,” jelas Mulyadi.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!