Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Pengangguran Jadi Tantangan, Disporapar Cilegon Minta Pemuda Berani Ciptakan Lapangan Kerja

27
×

Pengangguran Jadi Tantangan, Disporapar Cilegon Minta Pemuda Berani Ciptakan Lapangan Kerja

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kota Cilegon menjadi momentum untuk mengingatkan generasi muda agar tidak hanya bergantung pada ketersediaan lapangan pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Cilegon, Rina Fatwa Aulia, saat membuka Seminar Kepemudaan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda tingkat Kota Cilegon Tahun 2026 di Aula PGRI Kota Cilegon, Kamis (29/10/2026).

Banner

Rina menegaskan bahwa persoalan pengangguran menjadi salah satu tantangan yang perlu dijawab melalui peningkatan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda.

Menurutnya, pemuda Cilegon harus memiliki keterampilan, kompetensi, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan agar mampu bersaing di tengah perkembangan dunia kerja yang semakin dinamis.

“Pemuda harus menjadi generasi yang berdaya, memiliki semangat untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri, serta berani mengambil peran dalam pembangunan Kota Cilegon. Masa depan daerah ini juga ditentukan oleh bagaimana pemudanya mempersiapkan diri dan berkontribusi hari ini,” ujar Rina.

Ia menekankan bahwa semangat Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial tahunan. Lebih dari itu, nilai-nilai perjuangan pemuda harus diterjemahkan menjadi langkah konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca juga:  BAZNAS Cilegon Respons Cepat Bantu Mustahik, Tapi Tetap Ketat Jalankan Prosedur

Terlebih, Kota Cilegon dikenal sebagai salah satu kawasan industri strategis. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda untuk mempersiapkan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Rina berharap program pemberdayaan kepemudaan dapat turut berkontribusi dalam upaya menekan angka pengangguran melalui penguatan kompetensi, peningkatan keterampilan, serta pengembangan kewirausahaan.

Pemuda Jangan Hanya Berharap Jadi Pekerja

Rina juga mendorong generasi muda agar mengubah pola pikir dari sekadar mencari pekerjaan menjadi individu yang mampu menciptakan peluang ekonomi secara mandiri.

Menurutnya, kreativitas dan inovasi merupakan modal penting agar pemuda tidak hanya menjadi penonton dalam perkembangan ekonomi daerah.

Namun, ia mengingatkan bahwa peningkatan kapasitas pemuda tidak dapat dibebankan kepada Disporapar semata. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, hingga dunia usaha.

“Saya berharap para pemuda tidak hanya membangun kolaborasi dengan Disporapar, tetapi juga membuka diri untuk bekerja sama dengan berbagai instansi dan lembaga lainnya. Manfaatkan setiap peluang untuk belajar, mengembangkan kompetensi, memperluas jejaring, dan meningkatkan kualitas diri agar mampu menjawab tantangan zaman,” tambahnya.

Baca juga:  Gerindra Dorong Dishub Cilegon Bangun Kantong Parkir JLS dan Benahi Layanan PJU

Ia berharap sinergi lintas sektor tersebut mampu menghadirkan program kepemudaan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja dan potensi ekonomi Kota Cilegon.

Dengan demikian, kegiatan pengembangan kepemudaan tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi diharapkan memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Seminar tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar Kota Cilegon Nelly Evalinda, narasumber dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Banten Dr. Bambang, pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), serta perwakilan organisasi kepemudaan (OKP) se-Kota Cilegon.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan memperoleh wawasan baru dalam membangun karakter, meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan pembangunan daerah.

Seminar kepemudaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa masa depan Kota Cilegon tidak hanya bergantung pada besarnya investasi dan pertumbuhan industri, tetapi juga pada kesiapan generasi mudanya untuk mengambil peran dalam pembangunan.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!