Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiKabupaten SerangKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Di Tengah Kekeringan dan Erupsi GAK, Baznas Serang Disorot untuk Perbesar Dampak Zakat

50
×

Di Tengah Kekeringan dan Erupsi GAK, Baznas Serang Disorot untuk Perbesar Dampak Zakat

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang terus meningkatkan partisipasi dan kontribusinya dalam membantu masyarakat. Baznas diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi pengelolaan zakat, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi warga yang membutuhkan.

Hal itu disampaikan Ratu Rachmatuzakiyah seusai menghadiri Milad ke-26 Baznas Kabupaten Serang yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW serta rangkaian HUT ke-500 Kabupaten Serang di Pendopo Bupati Serang, Selasa (15/9/2026).

Banner

“Alhamdulillah hari ini kita baru saja melaksanakan kegiatan Milad ke-26 Baznas yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan rangkaian kegiatan HUT ke-500 Kabupaten Serang,” kata Ratu.

Menurut Ratu, puncak Milad ke-26 Baznas sebelumnya direncanakan digelar di Lapangan Tennis Indoor agar dapat dihadiri lebih banyak masyarakat. Namun, lokasi kegiatan dialihkan ke Pendopo Bupati karena Kabupaten Serang masih menghadapi sejumlah kondisi bencana.

“Ya sedianya memang kegiatan ini ingin dilaksanakan lebih ramai di lapangan tenis indoor, tapi saya arahkan di sini saja karena saat ini suasana dan daerah kita masih dalam keadaan bencana. Yang pertama bencana kekeringan di beberapa kecamatan yang masih dalam status tanggap darurat dan wilayah kita juga kena dampak erupsi Gunung Anak Krakatau,” ujarnya.

Ratu mengatakan, kondisi tersebut menjadi pertimbangan agar rangkaian Milad Baznas lebih diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Baznas Kabupaten Serang mendistribusikan 100 tangki air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan. Bantuan kemudian bertambah sebanyak 147 tangki yang berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD), mitra, PT Real Estate Indonesia dan sejumlah pihak lainnya.

Selain air bersih, Baznas juga menyalurkan bantuan untuk guru ngaji, guru madrasah, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu).

“Tadi kalau tidak salah ada 27 rumah tidak layak huni yang kita bantu melalui dana Baznas. Per rumah Rp25 juta,” kata Ratu.

Baca juga:  Kasus Narkoba di Citangkil Tertinggi, Polres Cilegon Ungkap 19 Kasus Selama Mei-Juni 2026

Ia berharap Baznas Kabupaten Serang semakin aktif menggali potensi zakat, infak dan sedekah (ZIS) sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat.

“Semoga Baznas ke depan semakin bisa memberikan kontribusi, dampak nyata bagi masyarakat, khususnya bagi yang membutuhkan. Tadi juga saya sampaikan kepada seluruh warga, baik ASN maupun warga di Kabupaten Serang untuk menyalurkan zakat infak sedekah melalui Baznas Kabupaten Serang,” tegasnya.

Ratu juga mendorong Baznas memperkuat pengawasan dan sosialisasi hingga tingkat kecamatan dan desa. Menurutnya, potensi ZIS di Kabupaten Serang masih dapat terus ditingkatkan.

“Walaupun tadi ada penghargaan dari beberapa kecamatan yang dapat penghargaan UPZ terbaik, tapi saya yakin kalau itu intens dilakukan oleh Baznas untuk melakukan pengawasan, menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat, kepada pemerintah kecamatan, pemerintah desa, untuk menyalurkan zakat infak sedekah melalui Baznas Kabupaten Serang,” katanya.

Salurkan Bantuan untuk Korban Kekeringan hingga Keluarga Jurnalis

Ketua Baznas Kabupaten Serang Hasanudin mengatakan, rangkaian Milad ke-26 Baznas diisi dengan sejumlah kegiatan, mulai dari Maulid Nabi Muhammad SAW, istighotsah, doa bersama hingga ceramah agama.

Baznas juga menyalurkan berbagai bantuan, di antaranya rutilahu, jamban sehat, air bersih dan beasiswa.

“Baznas Kabupaten Serang dalam rangka Milad ini memberikan berbagai macam bantuan, salah satunya adalah rutilahu, jamban sehat, air bersih, beasiswa, dan lain sebagainya yang kita gulirkan,” ujar Hasanudin.

Khusus untuk mengatasi dampak kekeringan, Baznas menyalurkan 100 tangki air bersih.

“Yang mudah-mudahan ini bisa paling tidak meringankan beban bagi warga masyarakat Kabupaten Serang yang mengalami kekeringan,” katanya.

Baznas juga memberikan bantuan kepada keluarga korban kecelakaan speedboat yang membawa lima jurnalis dan tiga kru kapal dan hilang di perairan Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Baca juga:  Honor Guru Madrasah Aman, FKDT Cilegon Apresiasi Pemkot: Cair Lewat BPRSCM

“Kemudian dalam rangka Milad juga, kita memberikan bantuan terhadap keluarga korban yang tertimpa musibah di laut, yakni keluarga korban jurnalis,” ujar Hasanudin.

Selain itu, Baznas menyalurkan paket sembako dengan prioritas penerima di empat kecamatan, yakni Anyar, Cinangka, Puloampel dan Bojonegara.

Untuk layanan kesehatan, Baznas juga akan menggelar pengobatan gratis mulai Rabu hingga Jumat. Kegiatan diprioritaskan di wilayah terdampak, namun juga akan dijadwalkan di 26 kecamatan lainnya.

“Besok sampai di hari Jumat, kita melaksanakan pengobatan gratis. Kita prioritaskan juga di sana, tetapi di 26 kecamatan juga insya Allah kita akan tetap berikan dengan waktu yang akan kita jadwal,” katanya.

Sementara itu, sebagai respons terhadap dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, Baznas Kabupaten Serang turut menyalurkan 30.000 masker yang didistribusikan ke 29 kecamatan.

Hasanudin mengatakan, keputusan memindahkan lokasi kegiatan Milad dari lapangan terbuka ke Pendopo Bupati juga menjadi bagian dari upaya menyesuaikan kegiatan dengan kondisi masyarakat.

“Jadi kita tidak mau ada kesalahan, ada hura-hura. Jadi paling tidak kita berdoa, dengan istighotsah dan sebagainya, untuk mengurangi beban masyarakat,” katanya.

ZIS Baru Rp19,7 Miliar

Terkait penghimpunan zakat, infak dan sedekah, Hasanudin mengungkapkan penerimaan ZIS Baznas Kabupaten Serang hingga saat ini mencapai Rp19,7 miliar.

“Doain saja. Doain mudah-mudahan target kita tercapai,” ujarnya.

Untuk mengejar target tersebut, Baznas Kabupaten Serang akan terus menggali potensi ZIS melalui kerja sama dengan perusahaan dan berbagai lembaga.

“Di Serang Barat sudah, kemudian nanti insya Allah beberapa minggu ke depan juga di Serang Timur. Itu salah satunya. Kemudian di MI kita sudah melaksanakan, dengan Kemenag juga sudah kita melaksanakan,” katanya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!