Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiKabupaten TangerangKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Tinjau Kampung Nelayan Mauk, AHY–Dimyati Dorong Kawasan Pesisir Lebih Layak dan Produktif

200
×

Tinjau Kampung Nelayan Mauk, AHY–Dimyati Dorong Kawasan Pesisir Lebih Layak dan Produktif

Sebarkan artikel ini

TANGERANG, RUBRIKBANTEN – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono meninjau penataan kawasan permukiman nelayan di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (16/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Dimyati menegaskan pentingnya penataan perumahan nelayan sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir. Ia menyebut kawasan nelayan yang selama ini identik dengan kondisi kumuh kini mulai berubah melalui kolaborasi lintas pihak.

Banner

“Perumahan nelayan ini sangat penting. Biasanya kumuh dan tidak tertata, tapi di sini sudah mulai dibenahi melalui kerja sama berbagai pihak,” ujarnya.

Dimyati juga menyoroti skema pembiayaan yang dinilai berpihak kepada masyarakat, di mana kredit perumahan langsung diberikan kepada nelayan. Meski demikian, ia menekankan masih adanya kebutuhan pendukung seperti cold storage, ketersediaan BBM, serta peningkatan infrastruktur kawasan.

Sementara itu, AHY menyebut penataan kawasan nelayan di Tanjung Anom menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor dalam memperbaiki kualitas hunian masyarakat. Menurutnya, kawasan yang sebelumnya tidak layak huni kini telah berubah menjadi lingkungan yang lebih tertata dan sehat.

Baca juga:  Puluhan Media Lokal Banten Didorong Miliki Unit Bisnis Demi Keberlanjutan

“Ini bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya nelayan, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto,” kata AHY.

Ia menjelaskan, di atas lahan sekitar 1,3 hektare telah dibangun 110 unit rumah layak huni. Ke depan, pengembangan kawasan tidak hanya difokuskan pada permukiman, tetapi juga penguatan aspek ekonomi seperti pembangunan pabrik es berbasis air laut (slurry ice), penguatan dermaga, hingga dukungan pemasaran hasil perikanan.

“Kita ingin kawasan ini tidak hanya rapi, tetapi juga produktif dan mampu memberikan kepastian penghasilan bagi nelayan,” tambahnya.

Bupati Tangerang Mochammad Maesyal Rasyid menjelaskan, penataan kawasan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, Habitat for Humanity, koperasi, dan masyarakat. Total anggaran yang digunakan mencapai sekitar Rp13 miliar.

“Habitat membangun 110 unit rumah, sementara Pemkab Tangerang menyiapkan infrastruktur dasar seperti jalan, drainase, air bersih, sanitasi, hingga fasilitas umum,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya memfasilitasi skema kepemilikan rumah melalui koperasi agar masyarakat dapat mencicil dengan ringan. Ke depan, Pemkab Tangerang berkomitmen melengkapi fasilitas pendukung seperti layanan kesehatan dan pendidikan.

Baca juga:  Reno Yanuar Kembali Dikukuhkan, PDIP Cilegon Pasang Kuda-Kuda Hadapi Pertarungan Politik 2025–2030

“Kami ingin kampung nelayan di daerah ini menjadi kawasan yang aman, nyaman, dan sejahtera,” pungkasnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!