SERANG, RUBRIKBANTEN – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memimpin langsung upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-107 Pemadam Kebakaran (Damkar), Hari Kesiapsiagaan Bencana, serta Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Serang yang digelar di Halaman Pendopo Bupati, Senin (4/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ratu Rachmatuzakiyah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan terkait mitigasi bencana sebagai langkah penting dalam meminimalisir risiko.
“Alhamdulillah hari ini kita menyelenggarakan tiga peringatan sekaligus, yaitu HUT Damkar ke-107, Hardiknas, dan Hari Kesiapsiagaan Bencana,” ujar Ratu Zakiyah kepada wartawan usai upacara, didampingi Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas.
Pemerintah Kabupaten Serang, lanjutnya, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh petugas Damkar atas dedikasi, keberanian, dan pengabdian mereka dalam melindungi masyarakat, khususnya dalam situasi darurat seperti kebakaran dan bencana lainnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan simulasi penanganan bencana gempa dan kebakaran oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, UPTD Public Safety Center 119 Dinas Kesehatan, PMI, serta Taruna Siaga Bencana (Tagana).
Ratu Zakiyah menilai simulasi tersebut sudah cukup baik, namun tetap perlu ditingkatkan melalui pelatihan berkelanjutan. Ia menyebutkan, sebagian anggota BPBD telah mengikuti sertifikasi pelatihan dasar dan akan terus didorong untuk meningkatkan kompetensi.
“Kita akan terus mendorong agar petugas memiliki keahlian tambahan sehingga dapat meminimalisir risiko, baik bagi masyarakat maupun petugas itu sendiri,” katanya.
Terkait sarana dan prasarana, Bupati mengungkapkan bahwa saat ini Kabupaten Serang memiliki enam unit mobil pemadam kebakaran untuk melayani 29 kecamatan. Jumlah tersebut diakui masih belum ideal.
“Ke depan akan kita kaji dan anggarkan penambahan armada agar pelayanan bisa lebih optimal dan menjangkau seluruh wilayah,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan Damkar, yang dinilai perlu berdiri sebagai dinas atau badan tersendiri, tidak lagi berada di bawah BPBD, mengingat kompleksitas tugas yang diemban.
Dalam konteks kesiapsiagaan bencana, Ratu Zakiyah mengingatkan bahwa hampir seluruh wilayah Kabupaten Serang memiliki potensi bencana. Pada awal 2026, tercatat 28 dari 29 kecamatan terdampak bencana seperti banjir, longsor, dan pergeseran tanah.
“Kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Masyarakat juga harus aktif belajar mitigasi, termasuk melalui media sosial,” tegasnya.
Sementara itu, dalam momentum Hardiknas, ia mengajak seluruh pihak untuk terus memajukan dunia pendidikan sebagai fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
“Pendidikan adalah kunci untuk menghadapi tantangan masa depan. Mari kita bersinergi memajukan pendidikan demi Kabupaten Serang yang lebih baik,” tuturnya.
Upacara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Zaldi Dhuhana, pejabat eselon II, perwakilan BUMD, Basarnas, BPBD Provinsi Banten, serta sejumlah perusahaan. Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada petugas Damkar serta piala bagi para juara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Serang 2026.















