TANGSEL, RUBRIKBANTEN – Gubernur Andra Soni menegaskan komitmennya untuk meningkatkan prestasi atlet hoki di Provinsi Banten melalui pembinaan berkelanjutan sejak usia pelajar hingga penyediaan fasilitas latihan yang memadai. Dukungan itu disampaikan saat menerima audiensi jajaran Pengurus Provinsi Federasi Hoki Indonesia (FHI) Banten di ruang kerjanya di kantor eks BLKI, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Jumat (26/6/2026).
Sebagai mantan pemain hoki sekaligus Wakil Dewan Pembina Hoki Pusat, Andra Soni menilai pembinaan atlet harus menjadi prioritas agar cabang olahraga hoki mampu menjadi salah satu andalan Banten di berbagai ajang bergengsi, termasuk tingkat nasional hingga internasional.
“Apalagi hoki merupakan cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade. Karena itu pembinaan atlet harus terus diperkuat,” ujar Andra Soni.
Ia mengakui fasilitas lapangan hoki di Banten saat ini masih sangat terbatas, terutama lapangan yang memenuhi standar pertandingan. Meski demikian, Andra Soni mengapresiasi capaian atlet hoki Banten yang mampu menunjukkan prestasi membanggakan, salah satunya pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).
Menurutnya, keterbatasan sarana tidak boleh menjadi penghalang bagi lahirnya atlet-atlet berprestasi. Karena itu, Pemerintah Provinsi Banten akan terus mendorong peningkatan fasilitas olahraga guna menunjang pembinaan atlet secara maksimal.
Selain pembangunan sarana, Andra Soni juga meminta Pengprov FHI Banten lebih aktif menggelar berbagai kompetisi, mulai dari tingkat pelajar hingga profesional. Ia bahkan mengusulkan agar Banten memiliki turnamen hoki berskala nasional yang digelar secara rutin setiap tahun, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Banten.
“Bila perlu, untuk Pra PON 2027 nanti cabang hoki dilaksanakan di Banten,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pengprov Federasi Hoki Indonesia Provinsi Banten, Ali Hanafiah, mengungkapkan minat masyarakat terhadap olahraga hoki terus meningkat. Saat ini pihaknya fokus memperkenalkan hoki kepada pelajar mulai dari tingkat SD hingga SMA sebagai langkah membangun regenerasi atlet.
Menurut Ali, hingga kini terdapat sekitar 13 SMA di Banten yang telah mengembangkan olahraga hoki, jumlah yang bahkan melampaui DKI Jakarta yang baru memiliki sekitar empat sekolah.
Ali juga memastikan tim hoki Banten telah mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang akan berlangsung pada Agustus mendatang. Ia optimistis dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Banten akan menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk meraih prestasi terbaik.
“Dukungan dari Pak Gubernur Banten sangat luar biasa. Kami optimistis atlet hoki Banten mampu memberikan hasil terbaik di Kejurnas nanti,” pungkasnya.















