SERANG, RUBRIKBANTEN – Gubernur Banten Andra Soni menerima audiensi jajaran Pengurus Daerah Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) Provinsi Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis (25/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi dalam mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto, khususnya di bidang ekonomi kerakyatan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan generasi muda.
Dalam pertemuan itu, Andra Soni menegaskan bahwa Provinsi Banten memiliki potensi besar yang belum tergarap secara maksimal, terutama di sektor hortikultura. Menurutnya, kedekatan Banten dengan pasar konsumsi terbesar menjadi keunggulan yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ekonomi daerah.
“Potensi yang belum maksimal di Banten adalah sektor hortikultura. Kita memiliki pasar induk yang besar, tetapi kontribusi hasil hortikultura dari Banten masih sangat kecil. Padahal jika potensi ini dioptimalkan, nilainya sangat besar karena dari sisi logistik jauh lebih efisien,” ujar Andra Soni.
Ia juga menekankan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi rakyat melalui keterlibatan petani, peternak, pembudidaya ikan, hingga pelaku UMKM dalam rantai pasok program tersebut.
“MBG bukan hanya tentang memberi makan, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi di masyarakat. Program ini dapat melibatkan petani, peternak, pembudidaya ikan, hingga pelaku UMKM sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan secara luas,” katanya.
Andra Soni menambahkan, Pemerintah Provinsi Banten terus mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengembangkan lahan pertanian produktif agar Banten tetap menjadi salah satu lumbung pangan nasional, khususnya untuk komoditas beras.
Sementara itu, Ketua PD GEKIRA Provinsi Banten, Yan Kaunang, menyatakan komitmen organisasinya untuk menjadi mitra pemerintah dalam menjalankan program-program Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Menurut Yan, hasil Rapat Kerja Nasional GEKIRA menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, dalam mendukung pembangunan nasional.
“Kami akan melaksanakan dan mendukung program presiden terkait ekonomi kerakyatan. Kami akan menggandeng generasi muda untuk membantu masyarakat, khususnya di pedesaan, melalui sektor budidaya ikan, pertanian, dan berbagai kegiatan produktif lainnya,” ujarnya.
GEKIRA Banten juga menargetkan lahirnya sumber-sumber ekonomi baru dengan melibatkan anak muda sebagai pelaku usaha yang mampu menjadi pemasok kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis maupun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
“Kami ingin menjadi katalisator bersama anak-anak muda sehingga dapat membantu masyarakat. Harapannya, ke depan mereka dapat menjadi penyuplai kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis maupun koperasi desa, sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat terus berkembang,” tambah Yan.
Sebagai tindak lanjut, GEKIRA Provinsi Banten akan menggelar Rapat Kerja Daerah pada Agustus 2026 dengan melibatkan generasi muda. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul sekaligus memperkuat fondasi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.















