CILEGON, RUBRIKBANTEN – Pemerintah Kota Cilegon menunjukkan komitmen serius dalam memperkuat sektor kesehatan, khususnya pelayanan bagi ibu hamil dan bayi baru lahir. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penerapan pendekatan Collaborative Quality Improvement (CQI) yang didukung program MOMENTUM Country and Global Leadership.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Ratih Purnamasari, menegaskan bahwa pendekatan CQI menitikberatkan pada kolaborasi antar fasilitas kesehatan untuk meningkatkan mutu pelayanan secara berkelanjutan. Program ini secara khusus difokuskan untuk mempercepat perbaikan layanan maternal dan neonatal di Kota Cilegon.
“Melalui pendekatan learning network, setiap fasilitas pelayanan kesehatan didorong berinovasi dan berbagi praktik baik demi mencapai target mutu pelayanan secara kolektif,” ujar Ratih, Jumat (20/2/2026).
Menurutnya, implementasi CQI bukan sekadar program administratif, melainkan gerakan perubahan budaya kerja. Tenaga kesehatan didorong memperkuat kapasitas klinis, meningkatkan sinergi lintas fasilitas, serta membangun budaya peningkatan mutu yang berkesinambungan.
Sebagai bagian dari keberlanjutan program, rangkaian kegiatan phasing out juga digelar untuk mendokumentasikan capaian, pembelajaran, dan inovasi yang telah berjalan di Provinsi Banten, khususnya di Kota Cilegon. Momentum ini menjadi ajang menampilkan berbagai praktik terbaik yang berpotensi menjadi role model implementasi CQI Collaborative di tingkat daerah.
Ratih menegaskan, strategi peningkatan mutu kolaboratif menjadi ujung tombak pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan ibu dan bayi.
“Pendekatan kolaboratif ini memastikan setiap fasilitas kesehatan terus bergerak, berinovasi, dan saling menguatkan. Target kami, kualitas pelayanan maternal dan neonatal semakin konsisten dan berkelanjutan,” tegasnya.
Pemkot Cilegon optimistis, melalui implementasi CQI Collaborative, sistem kesehatan daerah akan semakin inklusif, berkualitas, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kolaborasi lintas fasilitas kesehatan serta perluasan jaminan kesehatan diyakini menjadi fondasi kuat dalam melindungi ibu, bayi, dan seluruh warga Kota Cilegon.















