TANGSEL, RUBRIKBANTEN – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, secara resmi membuka Pekan Dekranasda Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang digelar di Lobi Pintu Selatan Bintaro Jaya Xchange Mall, Pondok Aren, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti lebih dari 61 perajin dan pelaku usaha ekonomi kreatif, sebagai wadah untuk mempromosikan sekaligus memperkuat daya saing produk kerajinan lokal.
Dalam sambutannya, Tinawati memberikan apresiasi kepada Dekranasda Kota Tangerang Selatan atas penyelenggaraan kegiatan yang dinilai mampu menjadi ruang kolaborasi bagi para perajin dan pelaku UMKM.
“Apresiasi dan penghargaan kepada Dekranasda Kota Tangerang Selatan atas terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Tinawati.
Menurutnya, Pekan Dekranasda bukan sekadar ajang pameran produk, tetapi juga menjadi momentum memperluas promosi, membangun kolaborasi, serta memberikan apresiasi terhadap kreativitas para perajin Banten.
Tinawati menegaskan, perkembangan industri kreatif harus diimbangi dengan inovasi agar mampu mengikuti perubahan pasar, tanpa meninggalkan identitas budaya daerah.
“Produk kerajinan Banten harus mampu mengikuti selera pasar, memanfaatkan teknologi digital, memperkuat kualitas, desain, dan kemasan. Namun tetap mempertahankan nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas kita,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu membuka akses pemasaran yang lebih luas, memperkuat kerja sama antarpelaku usaha, sekaligus melahirkan generasi perajin muda yang kreatif dan inovatif sehingga produk kerajinan Banten mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Tangerang Selatan, Truetami Ajeng Pilar Saga, mengatakan Pekan Dekranasda digelar untuk membina, mengembangkan, dan melestarikan kerajinan berbasis kearifan lokal, sekaligus meningkatkan daya saing produk serta mendorong lahirnya wirausaha baru.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pelatihan, pendampingan, promosi produk, serta memperkuat peran Dekranasda sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif.
“Peserta kegiatan terdiri atas perajin dan pelaku ekonomi kreatif binaan Dekranasda Kota Tangerang Selatan,” ujar Ajeng.
Dalam pelaksanaannya, Dekranasda Kota Tangsel menyediakan 10 stan pameran, terdiri atas tujuh stan kecamatan, satu stan kolaborasi pelaku ekonomi kreatif, satu stan Dharma Wanita Persatuan, dan satu stan Tim Penggerak PKK Kota Tangerang Selatan.
Ajeng berharap penyelenggaraan Pekan Dekranasda mampu menjadi motor penggerak kemajuan industri kerajinan dan ekonomi kreatif di Kota Tangerang Selatan, sekaligus memperkuat eksistensi produk lokal agar semakin dikenal masyarakat luas.















