Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahKementerianKota TangerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Sekolah Gratis Digulirkan, Pemprov Banten Biayai 60 Ribu Siswa Swasta

160
×

Sekolah Gratis Digulirkan, Pemprov Banten Biayai 60 Ribu Siswa Swasta

Sebarkan artikel ini

TANGERANG, RUBRIKBANTEN — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menegaskan komitmennya memutus mata rantai putus sekolah melalui program Sekolah Gratis yang mulai diterapkan pada tahun ajaran 2025/2026. Hingga awal 2026, program ini telah menanggung biaya pendidikan 60.705 siswa SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) swasta di seluruh wilayah Banten.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri Haul Haji Hasan Murtaba Dinata bin Sahari, Hajah Halimah, dan Hajah Susilawati binti Norin Suhadi di Lingkungan Poris, Kota Tangerang, Kamis (1/1/2026).

Banner

“Seluruh anak di Provinsi Banten harus dapat mengakses pendidikan hingga SMA atau sederajat. Program Sekolah Gratis saat ini sudah menjangkau puluhan ribu siswa,” tegas Andra Soni di hadapan masyarakat.

Gubernur menegaskan, kebijakan ini merupakan realisasi janji kerja Pemprov Banten agar tidak ada lagi anak yang berhenti sekolah karena alasan biaya. Program tersebut, lanjutnya, terinspirasi dari keteladanan tokoh pendidikan Kota Tangerang, Haji Turidi, yang dikenal konsisten membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap mengenyam pendidikan.

Baca juga:  Harga Bapokting Pasca Lebaran di Cilegon Stabil, Pemerintah Awasi Pedagang Nakal

“Pemprov Banten mengadopsi pemikiran Haji Turidi. Semangat kepedulian itu kami wujudkan dalam kebijakan pemerintah agar manfaatnya dirasakan lebih luas dan merata,” ujar Andra Soni.

Awal Tahun 2026 Kondusif

Selain menyampaikan capaian sektor pendidikan, kehadiran Gubernur Banten juga menjadi ajang silaturahmi dengan masyarakat Poris. Ia meminta doa dan dukungan agar dapat menjalankan amanah kepemimpinan secara adil, bersih, dan bebas dari praktik korupsi.

Pada kesempatan tersebut, Andra Soni turut menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 serta mengapresiasi kondusifnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Banten selama pergantian tahun.

Terkait kondisi cuaca ekstrem, Gubernur mengungkapkan bahwa Pemprov Banten sebelumnya telah menetapkan status Siaga Bencana sebagai langkah antisipasi menghadapi puncak curah hujan pada 30–31 Desember 2025.

“Alhamdulillah, pergantian Tahun Baru 2026 berjalan aman dan lancar,” katanya.

Keteladanan Orang Tua, Fondasi Pendidikan

Haul tersebut digelar untuk mengenang tokoh masyarakat Poris, almarhum Haji Hasan Murtaba Dinata dan almarhumah Hajah Halimah, orang tua dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Jamaludin. Sementara almarhumah Hajah Susilawati binti Norin Suhadi merupakan istri Jamaludin.

Baca juga:  Krisis Honor Guru Madrasah di Cilegon: Pemkot dan Kemenag Terus Cari Solusi di Tengah Defisit

Dalam sambutannya, Jamaludin mengenang orang tuanya sebagai figur yang menanamkan nilai pentingnya pendidikan sejak dini.

“Orang tua kami selalu menekankan bahwa pendidikan adalah bekal utama kehidupan. Pada masanya, di lingkungan Poris ini, ayah kami dikenal sebagai satu-satunya warga yang menempuh pendidikan hingga Sekolah Pendidikan Guru Agama (PGA),” tuturnya.

Program Sekolah Gratis Pemprov Banten pun diharapkan menjadi warisan kebijakan strategis yang memastikan akses pendidikan menengah terbuka bagi seluruh anak Banten, tanpa terkecuali.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!