CILEGON, RUBRIKBANTEN – Pemerintah Kota Cilegon di bawah kepemimpinan Wali Kota Robinsar dan Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo berencana meluncurkan program pendidikan gratis bagi siswa SD dan SMP mulai tahun 2027. Program tersebut disiapkan sebagai upaya meringankan beban biaya pendidikan masyarakat sekaligus menekan angka putus sekolah.
Wali Kota Cilegon Robinsar mengatakan, melalui program ini Pemkot Cilegon akan membantu pembayaran SPP bagi siswa yang bersekolah di SD dan SMP swasta yang memenuhi persyaratan.
Menurutnya, program tersebut bukan berarti seluruh sekolah swasta akan menerima bantuan secara otomatis. Pemerintah akan melakukan proses verifikasi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon untuk menentukan sekolah maupun siswa yang berhak menerima bantuan.
“Program ini bertujuan meringankan beban masyarakat agar tidak hanya bergantung pada sekolah negeri. Kami ingin memberikan akses pendidikan yang lebih luas sekaligus membantu biaya sekolah di SD dan SMP swasta yang telah memenuhi kriteria,” ujar Robinsar saat dimintai keterangan persnya melalui pesan whatsaap, Rabu (1/7/2026).
Ia menjelaskan, skema bantuan akan diberikan berdasarkan hasil verifikasi sehingga penyalurannya tepat sasaran. Dengan demikian, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan sekolah tanpa terbebani biaya SPP.
Robinsar berharap program tersebut dapat mendukung pelaksanaan wajib belajar sembilan tahun di Kota Cilegon serta mengurangi angka anak putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.
Selain itu, kebijakan ini diharapkan mampu menghapus anggapan bahwa pendidikan di tingkat SD dan SMP di Kota Cilegon masih menjadi beban bagi sebagian masyarakat. Dengan adanya bantuan pembayaran SPP, seluruh anak diharapkan dapat memperoleh hak pendidikan yang layak tanpa terkendala biaya.















