Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Robinsar Pimpin Rapat Darurat Banjir, Pemkot Cilegon Pastikan Logistik Aman dan Mitigasi Diperkuat

180
×

Robinsar Pimpin Rapat Darurat Banjir, Pemkot Cilegon Pastikan Logistik Aman dan Mitigasi Diperkuat

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN — Pemerintah Kota Cilegon menggelar Rapat Penanganan Banjir dan Kesiapsiagaan Menghadapi Banjir sebagai respons cepat atas bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah. Rapat dipimpin langsung oleh Wali Kota Cilegon Robinsar dan berlangsung di Aula Setda Kota Cilegon, Sabtu (3/1/2026).

Dalam arahannya, Robinsar menegaskan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah penanganan dampak banjir sekaligus penguatan langkah antisipasi ke depan. Ia menyebut, secara klimatologis banjir sebenarnya telah diprediksi berdasarkan informasi BMKG bahwa puncak musim hujan terjadi pada Januari, namun intensitas hujan yang tinggi sejak awal bulan membuat pemerintah harus bergerak cepat.

Banner

“Kita harus sigap dalam mitigasi, evakuasi, dan evaluasi agar dampak banjir tidak semakin meluas. Ini bukan hanya soal penanganan darurat, tapi juga kesiapan jangka pendek dan menengah,” tegas Robinsar.

Robinsar juga menekankan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak agar tidak terabaikan selama masa tanggap darurat. Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya Dinas Sosial, untuk bersinergi dengan PMI dan Baznas.

Baca juga:  66 Preman Disikat, 13 Jadi Tersangka: Oknum Ormas Terlibat, Ada yang Pakai Narkoba

“Pastikan kebutuhan pangan, sandang, dan pengobatan masyarakat terpenuhi. Layanan kesehatan harus hadir di setiap titik evakuasi dan dapur umum,” ujarnya.

Terkait logistik, Robinsar meminta ketersediaan pangan dan layanan kesehatan dihitung secara matang dan aman minimal untuk tiga hari ke depan, mengingat potensi hujan sedang hingga tinggi masih dapat terjadi.

“Dapur umum dan layanan kesehatan harus benar-benar siap melayani masyarakat dalam kondisi apa pun,” pungkasnya.

Selain penanganan darurat, Robinsar juga menginstruksikan evaluasi menyeluruh terhadap penyebab banjir, termasuk penataan drainase dan jalur pembuangan air ke laut, serta penguatan koordinasi lintas sektor, termasuk kawasan industri.

“Mitigasi harus dilakukan secara terukur dan ilmiah. Pemerintah juga harus terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan menjaga optimisme warga,” jelasnya.

Sementara itu, Plt. Sekretaris Daerah Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra menyampaikan bahwa penanganan banjir membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk dunia industri. Ia mengungkapkan bahwa curah hujan ekstrem yang disertai pasang air laut menjadi faktor utama meluasnya banjir.

Baca juga:  Jumat Berkah: GRIB PAC Purwakarta Berikan 150 Paket Nasi Bok untuk Warga Cilegon

“Langkah cepat diperlukan, termasuk kerja sama dengan industri, seperti pembongkaran sebagian pagar beton di wilayah Ciwandan untuk mempercepat aliran air ke laut,” paparnya.

Aziz menambahkan, selain fokus pada warga terdampak, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah pencegahan agar banjir serupa tidak kembali terulang. Ia turut mengapresiasi dukungan PMI, Baznas, BPBD, serta perusahaan-perusahaan yang telah membantu logistik dan operasional dapur umum.

Rapat tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Cilegon Rizki Khairul Ichwan, Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf. Imam Buchori, serta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon, baik secara langsung maupun melalui zoom meeting.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!