Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahKementerianKesehatanKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPolitikSosial

Robinsar Luncurkan Mobil Si-Non-G, Antrean Rujukan Pasien Cilegon ke Luar Daerah Ditargetkan Berakhir

33
×

Robinsar Luncurkan Mobil Si-Non-G, Antrean Rujukan Pasien Cilegon ke Luar Daerah Ditargetkan Berakhir

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Pemerintah Kota Cilegon meluncurkan inovasi layanan kesehatan berupa Mobil Si-Non-G (Transportasi Non Gawat Darurat) untuk mengangkut pasien rujukan ke rumah sakit di luar daerah. Armada baru yang dikelola UPTD P2KT/PSC 119 itu diharapkan memangkas antrean pasien, menghemat anggaran hingga ratusan juta rupiah per tahun, sekaligus mengoptimalkan penggunaan ambulans untuk kondisi darurat.

Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Kesehatan menyerahkan satu unit mobil rujukan pasien non-gawat darurat kepada UPTD Pusat Pelayanan Keselamatan Terpadu (P2KT)/PSC 119 Kota Cilegon, Jumat (24/7/2026).

Banner

Mobil jenis Toyota Hiace berkapasitas 16 penumpang itu akan digunakan untuk mengangkut pasien rujukan non-gawat darurat menuju rumah sakit di luar Kota Cilegon.

Wali Kota Cilegon Robinsar mengatakan, pengadaan kendaraan tersebut berangkat dari banyaknya keluhan masyarakat terkait panjangnya antrean pasien yang menunggu jadwal rujukan ke rumah sakit luar daerah.

“Berawal dari informasi mengenai daftar antrean dan daftar tunggu pasien yang akan melaksanakan rujukan ke luar Kota Cilegon maupun ke luar daerah, saya memerintahkan Dinas Kesehatan untuk menghadirkan mobil khusus pasien agar tidak lagi terjadi antrean maupun daftar tunggu pasien rujukan,” ujar Robinsar.

Baca juga:  Cuaca Ekstrem Mengintai Banten! Polda Pasang Alarm Waspada Hujan Lebat, Angin Kencang hingga Gelombang Tinggi

Menurutnya, kehadiran Mobil Si-Non-G menjadi inovasi pelayanan kesehatan yang tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga mendukung efisiensi penggunaan anggaran daerah.

Selama ini, untuk mengantar sekitar 10 hingga 14 pasien diperlukan tiga hingga empat unit ambulans. Dengan adanya mobil rujukan tersebut, seluruh pasien dapat diberangkatkan dalam satu kali perjalanan.

“Pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien,” katanya.

Robinsar mengungkapkan, inovasi tersebut diperkirakan mampu menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cilegon hingga sekitar Rp281,6 juta per tahun.

Selain mengurangi biaya operasional seperti bahan bakar dan tarif tol, penggunaan mobil Si-Non-G juga dinilai mampu menekan kebutuhan pengemudi serta tenaga kesehatan pendamping, sekaligus meningkatkan kapasitas angkut pasien.

“Semoga dengan kendaraan Si-Non-G ini, UPTD P2KT/PSC 119 Kota Cilegon dapat memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Cilegon,” ujar Robinsar.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon drg. Ratih Purnamasari mengatakan, armada baru tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pelayanan rujukan pasien.

Baca juga:  Wagub Banten Sidak SPPG Parung Serab: Pastikan Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran, Higienis, dan Berkualitas

Menurutnya, pasien yang tidak memerlukan penanganan darurat kini dapat diantar secara bersama-sama dengan aman dan nyaman, sehingga ambulans tetap difokuskan untuk menangani kasus-kasus kegawatdaruratan.

“Kehadiran mobil rujukan non-gawat darurat ini akan memperkuat sistem pelayanan rujukan pasien. Pasien yang tidak membutuhkan penanganan darurat kini dapat diantar secara bersama-sama dengan aman dan nyaman, sehingga ambulans tetap dapat difokuskan untuk menangani kasus-kasus kegawatdaruratan,” kata Ratih.

Ia berharap keberadaan armada tersebut mampu mempercepat layanan rujukan, memangkas waktu tunggu pasien, dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin merata bagi masyarakat Kota Cilegon.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!