Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Pertama di Cilegon, Kecamatan Citangkil Buka Magang Disabilitas, Camat: Kami Siap Jadi Ruang Inklusi Dunia Kerja

86
×

Pertama di Cilegon, Kecamatan Citangkil Buka Magang Disabilitas, Camat: Kami Siap Jadi Ruang Inklusi Dunia Kerja

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Pemerintah Kecamatan Citangkil mencatat langkah baru dalam pelayanan publik yang inklusif dengan menerima program magang bagi anak penyandang disabilitas. Program ini menjadi yang pertama dilakukan di lingkungan kecamatan di Kota Cilegon, yang melibatkan Komunitas Down Syndrome.

Camat Citangkil, Ikhlasinufus, mengatakan kegiatan magang tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya memberi ruang bagi anak-anak disabilitas untuk mengenal dan berinteraksi langsung dengan dunia kerja.

Banner

“Ini bagian dari penerapan ilmu yang mereka dapatkan di sekolah. Kami ingin mereka juga bisa merasakan bagaimana dunia kerja, bagaimana berinteraksi dengan masyarakat di kantor pemerintahan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak tiga peserta disabilitas mengikuti magang selama satu hari di kantor Kecamatan Citangkil. Mereka didampingi oleh orang tua masing-masing serta petugas kecamatan dalam menjalankan aktivitas sederhana, seperti administrasi ringan dan interaksi pelayanan dengan warga yang datang.

Menurut Ikhlasinufus, kehadiran para peserta magang membawa suasana tersendiri di lingkungan kantor kecamatan. Selain menunjukkan keceriaan, para peserta juga dinilai memiliki semangat dan kemampuan berinteraksi yang baik meski dengan keterbatasan yang dimiliki.

Baca juga:  Andra Soni Gagas Pos Pelayanan Desa Sejahtera: Revolusi Layanan Publik Dimulai dari Pelosok Banten

“Kami sangat senang dan terbuka. Ini pengalaman pertama di kecamatan kami menerima magang anak disabilitas, dan kami berharap bisa berlanjut ke depannya,” tambahnya.

Ia juga mendorong agar ke depan tidak hanya pemerintah, tetapi juga sektor swasta dan industri dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk bekerja sesuai kapasitas mereka.

“Harapannya dunia usaha juga bisa membuka diri. Ada aturan kuota disabilitas yang sebenarnya sudah ada, tinggal bagaimana kita bersama-sama mengimplementasikannya,” jelasnya.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan inklusi sosial dan kesempatan kerja yang lebih setara bagi penyandang disabilitas, khususnya di Kota Cilegon.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!