Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahHukum dan KriminalKementerianKota SerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Pemuda Banten Digembleng Ala Semi Militer, Pemprov Bentuk Calon Pemimpin Masa Depan

124
×

Pemuda Banten Digembleng Ala Semi Militer, Pemprov Bentuk Calon Pemimpin Masa Depan

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Sebanyak 50 pemuda dari berbagai organisasi kepemudaan dan perwakilan kabupaten/kota se-Banten mengikuti pelatihan kepemimpinan dan pembentukan karakter yang digelar Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) di Kawasan Life Skill Kepemudaan Pemprov Banten, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Keroncong, Kabupaten Pandeglang, Selasa (12/5/2026).

Pelatihan yang berlangsung selama 12-13 Mei 2026 itu mengusung pola semi militer. Para peserta menjalani pelatihan luar ruangan, penguatan disiplin, hingga tinggal di barak berukuran 12×6 meter yang dipisahkan antara putra dan putri sebagai bagian dari pembentukan mental dan karakter kepemimpinan.

Banner

Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi menegaskan, pemuda memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan bangsa, terutama menghadapi bonus demografi.

“Adik-adik sebagai para pemuda harus bisa menentukan pilihan. Apakah ingin berperan positif atau menyumbangkan peran negatif dalam pembangunan. Pelatihan ini adalah untuk mengarahkan pilihan tersebut,” kata Deden.

Menurutnya, organisasi kepemudaan menjadi ruang belajar penting dalam membentuk karakter dan pengalaman kepemimpinan generasi muda sebelum terjun langsung ke masyarakat.

Baca juga:  Dana Sujaksani Adu Rekam Jejak di Seleksi Sekda Cilegon, Pengalaman Lintas Jabatan Jadi Modal

“Organisasi adalah ruang belajar. Pemuda yang aktif berorganisasi akan lebih siap menjadi bagian dari pembangunan dibandingkan yang tidak terlibat dalam aktivitas positif,” ujarnya.

Sementara itu, peserta pelatihan, Fauzul Hakim mengapresiasi langkah Pemprov Banten yang dinilai serius memberi perhatian terhadap pengembangan generasi muda.

Fauzul berharap keterlibatan pemuda tidak hanya berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi juga dilibatkan dalam proses pembangunan dan penyusunan kebijakan daerah.

“Kami menyambut baik kegiatan seperti ini, dimana ada langkah kolaboratif yang lebih kuat antara pemuda Banten dan Pemprov untuk mendukung pembangunan provinsi,” ujarnya.

Ia juga menilai konsep tinggal di barak dan aktivitas outdoor memberikan pengalaman baru dalam membangun kebersamaan dan kedisiplinan, meski pembentukan karakter membutuhkan proses berkelanjutan.

“Harapannya Pemprov Banten memperbanyak kegiatan pelatihan seperti ini, serta dilakukan tindak lanjut setelah pelatihan agar hasilnya lebih maksimal,” katanya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten, Ahmad Syaukani menjelaskan, pelatihan tersebut bertujuan memperkuat dasar-dasar kepemimpinan sekaligus membangun kolaborasi antarpemuda di Provinsi Banten.

Baca juga:  Ahmad Muhibbin Dominasi Popularitas DPRD Banten, Tegaskan Tetap Fokus Kerja untuk Rakyat

Peserta terdiri dari 24 perwakilan Dinas Kepemudaan kabupaten/kota se-Banten, 16 peserta dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) tingkat provinsi, dan 10 peserta dari unsur perguruan tinggi.

“Tujuan utama kegiatan ini memberikan dasar-dasar kepemimpinan, memfasilitasi kolaborasi, serta memperluas wawasan bagi pemuda yang sudah memiliki basis organisasi,” kata Syaukani.

Ia menambahkan, metode pelatihan lapangan dan pembinaan karakter sengaja diterapkan untuk membangun rasa percaya diri, kebersamaan, dan kerja sama tim di kalangan pemuda Banten.

“Materi pelatihan disampaikan oleh unsur Dispora Provinsi Banten, praktisi, serta melibatkan berbagai unsur kepemudaan,” ujarnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!