Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahHukum dan KriminalKementerianKota SerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Kernet Bus Diduga Keroyok dan Tusuk Calon Penumpang di Serang, Dua Pelaku Diringkus Polisi

47
×

Kernet Bus Diduga Keroyok dan Tusuk Calon Penumpang di Serang, Dua Pelaku Diringkus Polisi

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Perselisihan saat hendak naik bus berujung aksi kekerasan. Seorang calon penumpang diduga dikeroyok dan ditusuk oleh oknum kernet bus di depan Indomaret RS Sari Asih, Kota Serang, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Dua orang berinisial AS (28) dan IS (29) yang diduga terlibat dalam insiden tersebut berhasil diringkus personel Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Banten setelah dilakukan pengejaran hingga Gerbang Tol Serang Timur.

Banner

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, peristiwa tersebut diketahui ketika anggota Sat PJR Ditlantas Polda Banten, Aipda Deri dan Bripda Agus Munandar, tengah melaksanakan patroli rutin di ruas jalan arteri Pakupatan-Serang Timur.

Saat melintas di depan Indomaret RS Sari Asih, petugas dihentikan masyarakat yang meminta pertolongan.

“Petugas kemudian mendapat informasi bahwa telah terjadi pengeroyokan dan penusukan terhadap seorang calon penumpang yang dilakukan oleh oknum kernet bus,” kata Maruli, Rabu (7/10/2026).

Mendapat informasi tersebut, anggota PJR bersama korban langsung melakukan pengejaran terhadap Bus Asli Prima yang diketahui bergerak menuju Gerbang Tol Serang Timur.

Baca juga:  Jelang Nataru, Wagub Banten Turun ke Pasar: Harga Bapok Belum Sepenuhnya Aman, Negara Diminta Hadir Lebih Keras

Bus tersebut akhirnya berhasil dihentikan di depan entrance Gerbang Tol Serang Timur. Petugas kemudian mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

Menurut keterangan awal kepolisian, insiden bermula ketika korban bersama istrinya hendak bepergian menuju Cikarang, Jawa Barat, dengan menaiki bus jurusan Bandung.

Saat hendak naik, terjadi cekcok antara istri korban dengan salah seorang kernet. Perselisihan diduga dipicu permintaan agar korban dan istrinya segera masuk ke dalam bus.

Korban kemudian menegur kernet tersebut. Perselisihan yang awalnya berupa cekcok itu kemudian berkembang hingga terjadi dugaan pengeroyokan dan penusukan terhadap korban.

Dalam penanganan awal, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu buah kemeja warna biru milik korban, satu buah KTP milik pengemudi bus, satu buah gunting, serta satu buah STNK bus.

Korban selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara dua terduga pelaku beserta barang bukti diserahkan kepada jajaran Satlantas dan Satreskrim Polresta Serang Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Baca juga:  PLN ULP Malingping "Sikat" Sambungan Listrik Ilegal di Lokasi Tambang Tak Berizin, Warga dan Aparat Apresiasi Langkah Tegas PLN

Kabidhumas Polda Banten mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan perselisihan dengan kekerasan maupun main hakim sendiri.

“Kami mengimbau masyarakat agar setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan cara yang baik dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Apabila terjadi gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat segera menghubungi Call Center 110,” ujar Maruli.

Polisi masih melakukan penanganan lebih lanjut untuk mendalami perkara tersebut dan memastikan rangkaian kejadian serta peran masing-masing pihak.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!