Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahKabupaten SerangKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

FAMS Bawa Aduan Infrastruktur, DPUPR Serang Siap Tindaklanjuti dan Dukung Normalisasi Sungai

69
×

FAMS Bawa Aduan Infrastruktur, DPUPR Serang Siap Tindaklanjuti dan Dukung Normalisasi Sungai

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN — Forum Aktivis Muda Serang (FAMS) menghadiri undangan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang dalam sebuah pertemuan yang digelar di Aula DPUPR, Kamis (23/4).

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala DPUPR Kabupaten Serang, H. Mochamad Ronny Natadipraja, didampingi Sekretaris DPUPR Tony Kristiawan serta jajaran perwakilan tiap bidang.

Banner

Dalam sambutannya, Kepala DPUPR mengapresiasi kehadiran FAMS yang dinilai membawa energi positif bagi pembangunan daerah. Ia juga menaruh harapan besar terhadap kontribusi generasi muda.

“Ke depan Indonesia akan lebih baik. Kehadiran FAMS dengan niat baik menjadi energi positif bagi pembangunan,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, FAMS menyampaikan sejumlah aduan masyarakat dan temuan di lapangan, terutama terkait kondisi infrastruktur jalan dan drainase yang dinilai masih perlu perhatian serius.

Menanggapi hal itu, DPUPR menjelaskan bahwa pengelolaan jalan terbagi dalam kewenangan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Sementara itu, sistem drainase mengikuti status jalan yang ada.

Tak hanya itu, FAMS juga mendorong keterlibatan aktif Pemkab Serang dalam program normalisasi sungai. Saat ini, FAMS tengah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, dan Cidurian (BBWSC3) untuk mempercepat upaya tersebut.

Baca juga:  FORWARD: Pengajian Rasional Muhammadiyah Cilegon Jadi Benteng Nalar Publik di Tengah Gempuran Mistikisme

DPUPR pun menyatakan dukungan penuh, termasuk terhadap penertiban bangunan liar di sempadan sungai yang dinilai menjadi salah satu penyebab utama permasalahan aliran air.

“Bangunan liar di sempadan sungai tidak boleh dibiarkan. Kami siap terlibat dalam normalisasi, dan masyarakat juga harus ikut mengawasi,” tegas Kepala DPUPR.

Sebagai penutup, DPUPR menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan masyarakat, termasuk FAMS, dalam mendukung pembangunan daerah yang lebih optimal.

“FAMS adalah mitra pemerintah. Ke depan, diskusi seperti ini harus terus berlanjut. Kami juga mendorong seluruh jajaran untuk terbuka dan responsif,” pungkasnya.

Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mendorong pembangunan infrastruktur yang lebih baik di Kabupaten Serang.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!