CILEGON, RUBRIKBANTEN – Kapolda Banten, Hengki, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif menanam pohon sebagai upaya menjaga keseimbangan lingkungan dan menekan pencemaran udara, khususnya di wilayah industri seperti Kota Cilegon.
Dalam keterangannya, ia menekankan pentingnya penghijauan guna menjaga kualitas oksigen agar tidak melampaui ambang batas. Menurutnya, semakin banyak pohon yang ditanam, maka dampak polusi dari aktivitas industri dapat diminimalisir.
Selain itu, Kapolda juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta menggalakkan gerakan menanam pohon demi mewujudkan lingkungan yang lebih asri.
Tak hanya fokus pada lingkungan, ia juga mendorong pemanfaatan lahan tidur untuk ditanami jagung. Hal ini dinilai strategis karena kebutuhan jagung di Provinsi Banten mencapai sekitar 4 ribu ton per hari atau 1,5 juta ton per tahun, terutama untuk mendukung industri pakan ternak.
“Lahan setengah hektare, satu hektare, bahkan 500 meter pun bisa dimanfaatkan untuk menanam jagung yang bernilai ekonomis,” ujarnya.
Kapolda juga menyinggung program makan bergizi gratis yang telah berjalan di Banten. Saat ini, program tersebut telah menjangkau 212 ribu penerima manfaat, termasuk pelajar, ibu hamil, dan anak-anak yang mengalami stunting.
Lebih lanjut, ia mengajak para dermawan untuk turut berkontribusi dalam gerakan penanaman pohon. Menurutnya, jika dilakukan secara bersama-sama, jumlah pohon yang ditanam akan signifikan dan berdampak besar bagi lingkungan.
Terkait aktivitas tambang galian C, Kapolda menegaskan akan menindak tegas pihak yang tidak memiliki izin. Sementara bagi yang telah berizin, diwajibkan melakukan reboisasi sebagai bentuk tanggung jawab lingkungan guna mencegah erosi, banjir, dan longsor.
“Kalau tidak memiliki izin, pasti saya tindak tegas. Tapi kalau sudah punya izin, wajib menanam kembali pohon untuk reboisasi,” tegasnya.
Sementara itu, Manager Krakatau Energi, Muhammad Feri Budiana menyampaikan pihaknya turut berperan aktif dalam upaya penghijauan dengan menanam seribu pohon mangrove. Ia menilai, perlu adanya sosialisasi lebih luas kepada masyarakat terkait manfaat mangrove bagi lingkungan pesisir.
“Kami akan terus berkontribusi dalam penanaman pohon sebagai bagian dari komitmen perusahaan,” ujarnya.















