CILEGON, RUBRIKBANTEN – Nama Eko Didik Harnoko dikabarkan masuk dalam radar Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk mengisi posisi Direktur Komersial dan Teknik. Informasi tersebut diperoleh dari sumber internal yang mengetahui proses tersebut.
Sumber Rubrik Banten menyebutkan, Eko Didik telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Operasional PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) sejak pekan lalu, meski masa jabatannya sebagai direksi perusahaan daerah itu belum berakhir.
“Sudah resign sejak minggu lalu. Informasinya memang ada penugasan baru di grup BUMN, dan sekarang namanya disebut-sebut dilirik Danantara,” ujar sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pengumuman resmi dari Danantara terkait susunan direksi maupun penunjukan Eko Didik sebagai Direktur Komersial dan Teknik.
Pengunduran diri Eko Didik turut dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT PCM yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon, Rabu (15/7/2026).
Direktur Utama PT PCM Muhammad Willy mengatakan, kekosongan jabatan Direktur Operasional untuk sementara diisi oleh Direktur Keuangan Didi Sudira yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Operasional.
“Secara resmi per 18 Juni 2026 sudah ditunjuk Pak Didi. Sebelumnya saya yang menangani langsung, sekarang sementara dirangkap oleh Pak Didi Sudira karena levelnya sama,” kata Willy.
Menurutnya, pengunduran diri Eko Didik merupakan kabar baik bagi PT PCM. Sebab, hal itu menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia di perusahaan daerah tersebut mendapat pengakuan hingga dipercaya mengisi jabatan strategis di lingkungan BUMN.
“Alhamdulillah beliau mendapatkan tempat yang bagus di grup BUMN sebagai direktur juga,” ujarnya.
Willy menilai, tidak banyak direksi BUMD yang memperoleh kesempatan menduduki jabatan penting di perusahaan BUMN. Karena itu, perpindahan Eko Didik dinilai menjadi bukti bahwa reputasi PT PCM terus meningkat.
“Ini sesuatu yang bagus. Artinya reputasi PCM yang membaik dilihat negara. Jarang ada direktur BUMD menjadi direktur BUMN. Kalau reputasi PCM tidak baik, tentu tidak mungkin direkturnya diambil,” katanya.
Ia menambahkan, jabatan Direktur Operasional nantinya akan diisi melalui mekanisme seleksi terbuka atau open bidding. Proses tersebut diperkirakan berlangsung dalam dua hingga tiga bulan ke depan.
Sementara itu, Wali Kota Cilegon Robinsar mengatakan penunjukan Plt Direktur Operasional dilakukan agar aktivitas perusahaan tetap berjalan optimal setelah adanya kekosongan jabatan.
“Tadi juga menindaklanjuti Direktur Operasional yang mengundurkan diri karena beliau ditarik Jembatan Nusantara di ASDP,” ujar Robinsar.
Ia memastikan pengisian jabatan definitif akan dilakukan setelah seluruh tahapan seleksi direksi selesai.
Saat dikonfirmasi mengenai kabar dirinya yang disebut-sebut dilirik Danantara, Eko Didik Harnoko belum memberikan penjelasan terkait posisi yang akan ditempatinya. Namun, ia membenarkan telah mengundurkan diri dari PT PCM.
“Betul, saya sudah mengundurkan diri dari PCM. Mohon doa agar amanah di penugasan yang baru dapat saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Untuk hal-hal terkait penempatan maupun jabatan, saya belum bisa menyampaikan karena masih menunggu proses dan pengumuman resmi dari perusahaan,” kata Eko Didik kepada Rubrik Banten melalui pesan singkatnya, Jumat (17/7/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Cilegon dan seluruh jajaran PT PCM atas kerja sama yang telah terjalin selama dirinya menjabat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemegang saham, jajaran komisaris, direksi, seluruh karyawan PCM, serta Pemerintah Kota Cilegon atas dukungan dan kebersamaan selama ini. Saya berharap PCM terus berkembang menjadi BUMD yang semakin maju dan memberikan kontribusi bagi daerah,” tuturnya.















