Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahKabupaten SerangKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Diskominfo Kabupaten Serang Roadshow Literasi Digital, Siapkan “Agen Digital” di Sekolah untuk Sambut Generasi Emas 2045

88
×

Diskominfo Kabupaten Serang Roadshow Literasi Digital, Siapkan “Agen Digital” di Sekolah untuk Sambut Generasi Emas 2045

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Serang menggelar Road Show Literasi Digital di SMAN 1 Ciruas, Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini bertujuan membekali generasi muda dengan kemampuan digital yang komprehensif sekaligus menyiapkan agen digital di setiap SMA dan SMK di Kabupaten Serang.

Kepala Diskominfo Kabupaten Serang Surtaman mengatakan, program tersebut merupakan langkah strategis agar para pelajar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi penggerak literasi digital di lingkungan masing-masing.

Banner

Menurutnya, setiap sekolah nantinya akan menunjuk dua siswa untuk dibina sebagai pandu literasi digital. Mereka kemudian akan menjadi agen Diskominfo yang bertugas menyampaikan informasi pembangunan Kabupaten Serang kepada masyarakat.

“Materinya meliputi keamanan digital, zakat digital, budaya digital, dan etika digital. Harapannya masyarakat Kabupaten Serang memiliki pondasi literasi digital yang kuat, cakap digital, aman digital, berbudaya digital, dan beretika digital,” ujar Surtaman kepada wartawan usai mengisi materi.

Ia menjelaskan, program tersebut menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi emas 2045, di mana seluruh generasi muda diharapkan memiliki kemampuan literasi digital yang baik.

Baca juga:  Cek Kosong Wakil Rakyat: Oknum DPRD Banten Ini Dicokok Polisi Usai Tipu Ratusan Juta

“Dunia kerja ke depan semuanya serba digital. Karena itu anak muda harus dibekali literasi digital agar tidak tertinggal oleh perkembangan teknologi,” katanya.

Surtaman menilai, saat ini banyak anak muda yang sangat akrab dengan dunia digital, tetapi masih sebatas penggunaan media sosial. Padahal, menurutnya digitalisasi juga mencakup berbagai layanan publik yang sudah tersedia secara daring di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang.

Salah satu layanan tersebut adalah Aplikasi Serang Bahagia, yang menyediakan berbagai layanan digital mulai dari administrasi kependudukan, ketenagakerjaan, kesehatan, hingga layanan publik lainnya.

“Ketika mereka menjadi agen digital, mereka bisa menjelaskan kepada masyarakat bahwa digitalisasi bukan hanya media sosial, tetapi juga layanan pemerintah yang sudah serba digital,” terangnya.

Selain itu, para agen digital juga diharapkan mampu memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai etika bermedia sosial, budaya digital, serta kecakapan digital. Bahkan, kata Surtaman, kemampuan bermedia sosial yang baik juga berpotensi menghasilkan nilai ekonomi.

“Tidak hanya menggunakan media sosial, tetapi juga bagaimana membuat konten yang positif. Mereka juga bisa menjadi pandu literasi digital di lingkungannya, sekaligus membantu mencegah penipuan digital dan judi online,” jelasnya.

Baca juga:  Tujuh Duta Pancasila Resmi Dilantik, Cilegon Siap Jadi Garda Depan Pembinaan Ideologi Bangsa

Surtaman menambahkan, selama bulan suci Ramadan program agen digital telah berjalan di SMAN 1 Cikande, SMAN 1 Ciruas, serta Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran.

Ke depan, mulai bulan Syawal hingga Desember 2026, Diskominfo akan membagi program ini ke dalam beberapa zona wilayah, yakni Serang Barat, Serang Timur, Serang Utara, dan Serang Selatan.

“Misalnya di Serang Timur ada dua sampai empat sekolah. Saat ini sudah terkumpul sekitar 20 sekolah dengan total 40 siswa yang akan kita didik,” ujarnya.

Selain sekolah umum, Diskominfo juga berencana menyasar pondok pesantren tingkat SMA di Kabupaten Serang untuk mengikuti program literasi digital tersebut.

“Kami sudah menghubungi Nurul Fikri Boarding School di Kecamatan Cinangka dan juga mengirim surat ke Kemenag Kabupaten Serang. Pondok pesantren yang ingin mendapatkan materi literasi digital bisa datang langsung ke Kominfo,” pungkasnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!