SERANG, RUBRIKBANTEN – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengajak Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh (ASPSB) Kabupaten Serang untuk menjadi contoh nasional dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026. Ajakan tersebut disampaikan usai audiensi bersama perwakilan buruh di Pendopo Bupati Serang, Jumat (17/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ratu Zakiyah menekankan pentingnya sinergi antara buruh, pemerintah daerah, masyarakat, dan pengusaha guna menciptakan hubungan industrial yang harmonis.
“Ini bagian dari sinergitas antara masyarakat, buruh, Pemerintah Kabupaten Serang, dan pengusaha,” ujarnya kepada wartawan.
Audiensi turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Sekretaris Daerah Zaldi Dhuhana, Asda I Sayamsuddin, Kepala Disnakertrans Diana Ardhianty Utami, Kepala Bakesbangpol Haryadi, Kepala Dishub Benny Yuarsa, serta Kepala Diskoumperindag Adang Rahmat.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang identik dengan aksi unjuk rasa pada 1 Mei, peringatan May Day tahun ini akan digelar dalam bentuk kegiatan bersama masyarakat pada 3 Mei 2026. Kegiatan tersebut akan dimeriahkan oleh penampilan Charli Setia Band.
Pemerintah Kabupaten Serang, lanjut Ratu Zakiyah, mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut dengan menghadirkan berbagai layanan publik, seperti administrasi kependudukan, cek kesehatan gratis, hingga layanan digital melalui program Serba Digi.
“Kami akan memberikan kemudahan pelayanan, mulai dari adminduk hingga cek kesehatan gratis yang akan dihadirkan langsung di lokasi kegiatan,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas selama peringatan berlangsung. Menurutnya, buruh di Kabupaten Serang telah terbiasa menyampaikan aspirasi secara tertib dan bertanggung jawab.
“Jaga kondusivitas. Saya yakin teman-teman buruh sudah terlatih dan bisa menjaga agar tetap aman dan terkendali,” tegasnya.
Ratu Zakiyah berharap peringatan May Day 2026 di Kabupaten Serang dapat menjadi barometer nasional dalam menciptakan gerakan buruh yang damai dan bermartabat.
“Jadikan ini role model nasional. Buruh yang ramah, menyampaikan aspirasi dengan bermartabat, ini akan menjadi contoh bagi daerah lain,” ujarnya.
Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif akan memberikan dampak positif terhadap iklim investasi di Kabupaten Serang.
“Kalau buruh kita damai dan bisa menjaga wilayah, tentu investor akan semakin banyak datang,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia May Day Kabupaten Serang 2026, Hendri, memastikan pihaknya telah berpengalaman dalam menggelar peringatan Hari Buruh. Ia menegaskan bahwa kegiatan akan dilaksanakan secara tertib dengan melibatkan berbagai pihak.
“Kami selalu bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan masyarakat dalam setiap kegiatan,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan, sekitar 5.000 buruh serta masyarakat dari empat desa diperkirakan akan hadir dalam kegiatan tersebut. Panitia pun akan membagikan kupon bagi masyarakat yang ikut meramaikan peringatan May Day 2026.
“Selain hiburan, ini juga menjadi momen kebersamaan antara buruh dan masyarakat,” tutup Hendri.















