Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahKementerianKota SerangNasionalOlahragaOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Banten–Lampung Ajukan Diri Tuan Rumah PON 2032, Andra Soni: Dorong Prestasi dan Infrastruktur Olahraga

72
×

Banten–Lampung Ajukan Diri Tuan Rumah PON 2032, Andra Soni: Dorong Prestasi dan Infrastruktur Olahraga

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Gubernur Banten Andra Soni menyatakan Provinsi Banten resmi mencalonkan diri sebagai tuan rumah bersama Provinsi Lampung pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032. Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan prestasi atlet sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur olahraga di daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Andra Soni saat menghadiri Final Turnamen Tenis Piala Gubernur Banten 2026 di UH Tenis Center, Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Minggu (12/4/2026).

Banner

Menurutnya, pengajuan sebagai tuan rumah PON 2032 menjadi momentum penting bagi Banten untuk mengejar ketertinggalan, khususnya dalam hal fasilitas olahraga dibandingkan daerah lain seperti Jakarta.

“Ini penting dalam rangka membangun infrastruktur, sekaligus mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, hingga penutupan pendaftaran, hanya dua daerah yang mengajukan diri sebagai tuan rumah, yakni Banten dan Lampung. Tim dari KONI Pusat pun telah melakukan visitasi untuk mengecek kesiapan fasilitas olahraga di Banten.

Andra menegaskan, keberhasilan menjadi tuan rumah PON 2032 membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh pihak. Hal tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya menjadikan Banten sebagai daerah yang lebih maju.

Baca juga:  Budi-Agis Resmi Pimpin Kota Serang, Siap Lanjutkan Perubahan

Dalam kesempatan yang sama, Andra juga menyoroti pentingnya Turnamen Tenis Piala Gubernur sebagai ajang silaturahmi Forkopimda. Ia menilai kegiatan olahraga dapat mempererat hubungan sekaligus menjadi ruang diskusi informal antar pimpinan daerah.

“Banyak hal bisa didiskusikan sambil santai, seperti bermain tenis,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Hengki yang turut hadir menyampaikan bahwa turnamen ini juga menjadi sarana memperkuat budaya olahraga di masyarakat serta mempererat silaturahmi antar pecinta tenis.

Ia menambahkan, Banten memiliki banyak atlet tenis berprestasi di tingkat nasional, seperti Raya (9 tahun) yang menempati peringkat satu nasional kelompok umur 12 tahun, serta Maulasaya yang masuk seleksi nasional kelompok umur 16 tahun.

“Banyak atlet berprestasi yang harus menjadi kebanggaan Banten. Kita juga dorong dukungan dari industri besar untuk memajukan olahraga,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Banten Ahmad Syaukani menyebut turnamen ini merupakan bagian dari misi “Banten Sehat dan Banten Kuat”. Selain aspek kesehatan, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi antar Forkopimda dalam mendukung pembangunan daerah.

Baca juga:  Gubernur dan Bupati Turun Gunung, Pastikan Demokrasi Bermartabat

Sebagai informasi, Turnamen Tenis Piala Gubernur Banten 2026 mempertandingkan sejumlah kategori, mulai dari ganda perorangan KU-85, kategori eksekutif, hingga beregu. Untuk kategori eksekutif, juara pertama diraih Kapolda Banten, juara kedua Gubernur Banten, dan juara ketiga Danrem 064 Maulana.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!