CILEGON, RUBRIKBANTEN — Sebanyak 15 mahasiswa resmi dikukuhkan sebagai anggota Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Universitas Al-Khairiyah setelah menyelesaikan rangkaian Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) KSR PMI.
Pengukuhan sekaligus penutupan Diklat KSR PMI Unit Universitas Al-Khairiyah tersebut berlangsung di Ruang Rapat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Al-Khairiyah Cilegon, Sabtu (19/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak lima anggota hadir secara langsung. Pengukuhan menjadi momentum bagi para anggota untuk melanjutkan proses pembelajaran sekaligus menjalankan peran sebagai relawan di bidang kepalangmerahan dan kemanusiaan.
Hadir mewakili PMI Kota Cilegon, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana H. Hedi Jamhari didampingi Divisi Organisasi dan Infokom Fahrullah. Dari Universitas Al-Khairiyah hadir Kabiro Kemahasiswaan Muhammad Fulaisum Firdaus yang mewakili Rektor Universitas Al-Khairiyah, Ketua BEM Universitas Al-Khairiyah Ida, serta Komandan KSR PMI Unit Universitas Al-Khairiyah Restu Arif Pramuja.
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kota Cilegon, H. Hedi Jamhari, menegaskan pengukuhan bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi awal bagi para anggota untuk menjalankan tanggung jawab sebagai relawan.
“Pengukuhan hari ini bukan akhir dari proses, tetapi menjadi awal untuk menjalankan tanggung jawab sebagai relawan. Kami berharap seluruh anggota KSR terus belajar, meningkatkan kapasitas, menjaga nama baik organisasi dan almamater, serta siap hadir ketika masyarakat membutuhkan,” ujar Hedi.
Ia berpesan agar ilmu yang diperoleh selama mengikuti diklat dapat diterapkan dalam kegiatan kemanusiaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurut Hedi, keberadaan KSR memiliki peran penting dalam regenerasi relawan PMI, terutama dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kepedulian sosial sekaligus keterampilan di bidang kemanusiaan.
PMI Kota Cilegon juga mendorong KSR PMI Unit Universitas Al-Khairiyah untuk terus membangun sinergi dalam berbagai kegiatan kepalangmerahan, mulai dari penanggulangan bencana, pertolongan pertama, promosi kesehatan hingga kegiatan sosial kemanusiaan.
Sementara itu, Kabiro Kemahasiswaan Universitas Al-Khairiyah Muhammad Fulaisum Firdaus yang mewakili Rektor berpesan kepada anggota yang baru dikukuhkan agar senantiasa meluruskan niat dalam menjalankan aktivitas di KSR.
“Yang paling penting ketika bergabung di KSR adalah meluruskan niat. Jangan menjadikan KSR hanya sebagai tempat untuk mencari pengalaman atau sekadar mengikuti kegiatan. Jadikan ini sebagai ruang untuk belajar dan mengabdi,” katanya.
Menurutnya, kegiatan kemanusiaan membutuhkan keikhlasan dan kesediaan untuk membantu sesama. Karena itu, ia berharap para anggota dapat menjaga niat tersebut dalam setiap aktivitas KSR.
“Ketika kita berbicara tentang kemanusiaan, yang utama adalah keikhlasan dan kesediaan untuk membantu sesama,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan KSR tidak hanya menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman berorganisasi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan kampus dan masyarakat.
Komandan KSR PMI Unit Universitas Al-Khairiyah, Restu Arif Pramuja, menyampaikan apresiasi kepada Universitas Al-Khairiyah dan PMI Kota Cilegon yang telah mendukung pelaksanaan pendidikan dan pengembangan KSR di lingkungan kampus.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Al-Khairiyah dan PMI Kota Cilegon yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan pendidikan dan pelatihan hingga pengukuhan anggota KSR ini dapat terlaksana,” kata Restu.
Ia menilai dukungan tersebut menjadi motivasi bagi KSR PMI Unit Universitas Al-Khairiyah untuk terus berkembang.
Kepada anggota yang baru dikukuhkan, Restu berpesan agar tidak berhenti belajar meski telah menyelesaikan rangkaian pendidikan dan pelatihan.
“Selamat bergabung. Tetap semangat, jangan berhenti belajar, jaga kekompakan dan terus ikuti kegiatan-kegiatan KSR. Apa yang didapatkan selama diklat menjadi bekal awal untuk terus berkembang dan memberikan manfaat bagi sesama,” ujarnya.
Pengukuhan tersebut menjadi langkah awal bagi anggota KSR PMI Unit Universitas Al-Khairiyah untuk melanjutkan pembelajaran dan pengabdian di bidang kepalangmerahan.
Dengan dukungan Universitas Al-Khairiyah serta pembinaan dari PMI Kota Cilegon, KSR diharapkan dapat terus berkembang sebagai wadah mahasiswa untuk belajar, berorganisasi, membangun kepedulian sosial, dan terlibat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.















