CILEGON, RUBRIKBANTEN – Memperingati HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) yang jatuh pada 17 September 2026, PMI Kota Cilegon terus bergerak memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Salah satunya melalui kegiatan Promosi Kesehatan (Promkes) di Yayasan Al-Munawaroh, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap paparan debu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) yang terjadi beberapa waktu lalu.
Sebanyak sekitar 225 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari 160 siswa tingkat SMA, 60 siswa MTs, serta lima orang pengajar.
Dalam edukasi itu, PMI Kota Cilegon memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan perlindungan diri dari paparan debu vulkanik. Salah satunya dengan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan.
Tak hanya memberikan edukasi, PMI Kota Cilegon juga membagikan sebanyak 500 masker kepada para siswa dan pengajar.
Sekretaris PMI Kota Cilegon, Ujang Samsul, didampingi Divisi Yankessos Nurlela Sari, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen PMI untuk terus hadir dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Momentum HUT ke-81 PMI kami isi dengan terus bergerak bersama masyarakat. Edukasi kesehatan ini penting agar para siswa dan pengajar memahami bagaimana menjaga kesehatan dan melindungi diri dari paparan debu vulkanik, termasuk dengan menggunakan masker saat diperlukan,” ujarnya.
Sementara itu, Bidang Kesiswaan SMA Al-Munawaroh, Heni Widiyanti, mengapresiasi edukasi yang diberikan PMI Kota Cilegon.
“Kami sangat berterima kasih kepada PMI Kota Cilegon. Edukasi ini sangat bermanfaat bagi siswa karena mereka mendapatkan pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan dan melindungi diri dari dampak debu vulkanik,” katanya.
Kegiatan di Yayasan Al-Munawaroh tersebut menjadi bagian dari rangkaian semangat HUT ke-81 PMI dengan tema “Peduli, Bergerak Bersama”.
Melalui kegiatan tersebut, PMI Kota Cilegon tidak hanya menyampaikan edukasi kesehatan, tetapi juga menghadirkan aksi kemanusiaan secara langsung di tengah masyarakat.















