Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomiKementerianKota SerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

12 Ribu Hektare Kebun Dikelola, PTPN IV Siapkan Lapangan Kerja untuk Warga Banten

31
×

12 Ribu Hektare Kebun Dikelola, PTPN IV Siapkan Lapangan Kerja untuk Warga Banten

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Pemerintah Provinsi Banten mendorong pemanfaatan setiap peluang investasi dan kerja sama untuk menekan angka pengangguran sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, salah satu upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kolaborasi dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional Banten.

Banner

Hal itu disampaikan Andra Soni seusai menerima kunjungan manajemen PTPN IV Regional Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu (7/10/2026).

“Alhamdulillah, hari ini kami menerima kunjungan manajemen PTPN IV. Banyak hal yang didiskusikan, salah satunya terkait bagaimana keberadaan PTPN IV di Provinsi Banten bisa menyejahterakan masyarakat,” kata Andra Soni.

Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Banten dan PTPN IV menyepakati sejumlah program yang akan segera direalisasikan. Salah satunya membuka rekrutmen pekerja permanen dengan mengutamakan masyarakat lokal.

Andra Soni menilai, kebutuhan lapangan kerja menjadi hal penting mengingat jumlah penduduk Banten yang mencapai sekitar 13 juta jiwa.

“Kita membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk bisa menekan angka pengangguran, serta membuka peluang bagi warga Banten agar mendapatkan pekerjaan dan penghasilan. Oleh karena itu, kita harus terus memperkuat kolaborasi ini,” ujarnya.

Baca juga:  4.500 Warga Padarincang Tampil di Tari Kolosal, Wagub Banten Dorong Festival Gabrugan Masuk KEN

Selain membuka peluang kerja, Pemprov Banten bersama PTPN IV juga membahas optimalisasi lahan yang tengah menjalani proses penanaman ulang atau replanting.

Lahan tersebut rencananya dapat dimanfaatkan melalui sistem tanam tumpang sari. Salah satu komoditas yang dinilai sesuai dengan kebiasaan masyarakat setempat adalah jagung.

“Untuk sistem tumpang sari ini, yang sudah terbiasa ditanam oleh masyarakat Banten adalah komoditas jagung,” kata Andra.

Sementara itu, General Manager PTPN IV Regional Banten Ardiansyah mengatakan, pihaknya saat ini mengelola sekitar 12 ribu hektare lahan yang tersebar di Kabupaten Lebak dan Pandeglang.

Menurutnya, produksi kelapa sawit tahun ini diperkirakan mencapai 19 ton per hektare.

Ardiansyah menjelaskan, kunjungannya kepada Gubernur Banten salah satunya untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan tenaga kerja.

“Khususnya dalam rekrutmen tenaga kerja, kami mengutamakan masyarakat setempat. Untuk memenuhi kebutuhan operasional dan regenerasi pekerja yang pensiun, kami berencana membuka rekrutmen pekerja pemanen dengan syarat batas usia maksimal 40 tahun,” ungkapnya.

Baca juga:  Gubernur Andra Soni Siap Gelontorkan Dana untuk PSU Kabupaten Serang: Malu Kalau Gagal Pemilu

Ia menyebutkan, kebutuhan tenaga pemanen cukup besar karena setiap satu hektare lahan membutuhkan sekitar satu orang pekerja pemanen.

PTPN IV, kata Ardiansyah, juga menyiapkan skema kesejahteraan bagi masyarakat lokal yang nantinya bergabung sebagai pekerja.

Rencana rekrutmen tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara perusahaan perkebunan dan pemerintah daerah dalam membuka akses pekerjaan bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan pengangguran di Banten.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!