Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahKementerianKota SerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Banten Jadi Rujukan Internasional, Timor Leste Belajar Bangun Jalan Tol dan Infrastruktur Strategis

33
×

Banten Jadi Rujukan Internasional, Timor Leste Belajar Bangun Jalan Tol dan Infrastruktur Strategis

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Provinsi Banten kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional. Pemerintah Republik Demokratik Timor Leste memilih Banten sebagai lokasi peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung pembangunan proyek strategis Highway Suai–Natarbora, termasuk persiapan pembangunan jalan tol di negara tersebut.

Kepercayaan itu ditandai dengan kunjungan delegasi Republik Demokratik Timor Leste yang dipimpin Wakil Duta Besar Domingus Savio bersama Delegasi Project Management Unit (PMU) Highway Suai–Natarbora Kementerian Perminyakan dan Sumber Daya Mineral Timor Leste. Rombongan diterima langsung Gubernur Banten Andra Soni di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu (1/7/2026).

Banner

Sebanyak 22 anggota PMU akan menjalani pelatihan selama hampir satu bulan, mulai 2 hingga 27 Juli 2026. Pelatihan difasilitasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten dengan materi mencakup teknik pembangunan jalan dan jembatan, pengujian material konstruksi, sistem pengendalian mutu, hingga tata kelola administrasi proyek.

Gubernur Andra Soni menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Timor Leste yang menjadikan Banten sebagai tempat belajar pengelolaan proyek infrastruktur.

Menurutnya, delegasi PMU datang untuk memperdalam pengetahuan mengenai manajemen proyek pembangunan jalan, termasuk proses pembangunan jalan tol dan pengelolaan proyek infrastruktur secara menyeluruh.

Baca juga:  “Rakyat Adalah Bos Kita”, Wagub Banten Ingatkan ASN Soal Pelayanan Publik

“Tim PMU berencana melakukan pembangunan jalan tol di salah satu lokasi di Republik Demokratik Timor Leste,” ujar Andra Soni.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi karena mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperkuat daya saing, serta membuka akses menuju pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Andra menjelaskan, proyek Highway Suai–Natarbora merupakan salah satu proyek strategis Timor Leste yang akan mendukung pengembangan kawasan ekonomi di pesisir selatan, termasuk kawasan industri energi, logistik, dan peningkatan konektivitas nasional.

Karena itu, pertukaran pengalaman mengenai manajemen proyek, teknologi konstruksi, pengendalian mutu, keselamatan kerja, hingga pengembangan kapasitas SDM dinilai menjadi faktor penting dalam menunjang keberhasilan proyek tersebut.

“Kami berharap kunjungan ini menjadi sarana bertukar pengalaman, tidak hanya dalam aspek teknis, tetapi juga membangun budaya kualitas agar infrastruktur yang dihasilkan tangguh, aman, dan berkelanjutan,” katanya.

Lebih lanjut, Andra menegaskan Pemprov Banten terus membuka peluang kerja sama internasional yang berorientasi pada pembangunan, investasi, pengembangan industri, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia berharap hubungan antara Provinsi Banten dengan Kementerian Perminyakan dan Sumber Daya Mineral Republik Demokratik Timor Leste dapat berkembang menjadi kemitraan yang produktif dan berkelanjutan.

Baca juga:  Banten Negeri Sejuta Santri: Gubernur Andra Soni Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan Keagamaan

Sementara itu, Koordinator PMU Highway Suai–Natarbora, Miguel Marques De Jesus Monteiro, mengatakan Banten dipilih karena dinilai memiliki pengalaman pembangunan yang relevan dan layak dijadikan referensi bagi Timor Leste.

“Banten merupakan provinsi yang berkembang sejak berdiri pada tahun 2000. Pengalaman itu menjadi referensi yang baik bagi kami dalam membangun dan mengelola proyek infrastruktur di Timor Leste,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai pembangunan infrastruktur yang tengah berlangsung di Banten memberikan banyak pembelajaran bagi tim PMU.

Selama mengikuti pelatihan, peserta akan dibagi ke dalam dua kelompok, yakni bidang teknik dan manajemen proyek. Selain mempelajari pembangunan jalan dan jembatan serta pengujian material konstruksi, mereka juga akan mendapatkan materi mengenai sistem pengendalian mutu, pengarsipan, pengelolaan fasilitas, hingga tata kelola administrasi proyek.

Pemerintah Timor Leste berharap peningkatan kompetensi tersebut mampu memperkuat kapasitas PMU dalam mewujudkan pembangunan Highway Suai–Natarbora sehingga menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Timor Leste.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!