Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomiKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Warga Cilegon Kepung Kantor Pusat PT Asahimas Chemical, Desak Bongkar Dugaan Pelanggaran Limbah

56
×

Warga Cilegon Kepung Kantor Pusat PT Asahimas Chemical, Desak Bongkar Dugaan Pelanggaran Limbah

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, RUBRIKBANTEN – Puluhan warga Kota Cilegon yang tergabung dalam Perkumpulan Muda untuk Transparansi Data dan Fakta (Per-MATA) Banten menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Pusat PT Asahimas Chemical (ASC) yang berlokasi di World Trade Center (WTC), Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026).

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah aspirasi terkait dugaan persoalan pengelolaan limbah, transparansi perusahaan, hingga kepedulian terhadap lingkungan di pabrik PT Asahimas Chemical yang beroperasi di Kota Cilegon.

Banner

Koordinator Lapangan aksi, R. Moch Permana, mengatakan aksi tersebut merupakan tindak lanjut dari berbagai keluhan masyarakat sekitar pabrik yang selama ini dinilai belum mendapat respons dari pihak perusahaan.

Menurutnya, sebelum menggelar aksi, warga telah beberapa kali menyampaikan permintaan klarifikasi bahkan melayangkan somasi kepada PT Asahimas Chemical. Namun, hingga kini belum ada tanggapan maupun tindak lanjut dari manajemen perusahaan.

Dalam aksi tersebut, Per-MATA Banten menyampaikan tiga tuntutan utama kepada PT Asahimas Chemical. Pertama, meminta penjelasan terkait dugaan pelanggaran dalam pengelolaan limbah industri. Kedua, mendesak keterbukaan dalam proses lelang pekerjaan serta penerapan persaingan usaha yang sehat. Ketiga, meminta perusahaan menjalankan seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya mengenai perlindungan lingkungan hidup dan persaingan usaha.

Baca juga:  Energi, Kekuasaan, dan Nasib Manusia Kecil

“Selama ini, pengelolaan limbah industri oleh PT Asahimas Chemical kerap asal-asalan dan melanggar aturan. Bahkan pengelolaan limbah yang diduga B3 dan lainnya diserahkan kepada perusahaan yang tidak memiliki izin,” ujar Permana.

Ia juga mengungkapkan bahwa aparat penegak hukum disebut pernah mengusut dugaan pencemaran lingkungan yang diduga berkaitan dengan pembuangan limbah di sekitar kawasan pabrik.

“Jangan masyarakat terdekat hanya mendapatkan dampak negatifnya saja, sedangkan keuntungan ekonominya dibawa ke luar negeri, dan peluang ekonomi di pabrik Asahimas ini hanya dikuasai segelintir orang dan kelompok,” tegasnya.

Sementara itu, peserta aksi lainnya, Dicky Rachmansyah, menuding adanya dugaan kolusi dan monopoli dalam pengelolaan limbah scrap bernilai ekonomis yang melibatkan kelompok BKPGS (Badan Koordinasi Pengusaha Gunungsugih).

Menurut Dicky, limbah scrap tersebut seharusnya dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. Namun, ia menduga pengelolaannya hanya diberikan kepada kelompok tertentu.

“Selama ini jatah limbah scrap itu seharusnya bisa bernilai manfaat untuk masyarakat yang lebih luas. Tetapi selama ini PT Asahimas menyerahkannya kepada pengusaha dari BKPGS yang tidak memiliki izin lingkungan dan bahkan keuntungannya hanya dinikmati sendiri oleh pengusaha tersebut tanpa alokasi yang jelas untuk masyarakat,” katanya.

Baca juga:  Kader Ciwaduk Tunjukkan Kekompakan, Meriahkan HUT RI ke-80 dengan Lomba Seru

Ia menambahkan, berbagai keluhan masyarakat selama ini dinilai tidak mendapatkan perhatian dari pihak manajemen perusahaan.

“Sudah banyak masyarakat yang komplain selama ini, tapi manajemen PT Asahimas Chemical di Cilegon itu tutup mata dan seperti ada permainan, tidak mau mempedulikan aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Massa aksi menyatakan akan kembali menggelar aksi secara berkala, baik di Kantor Pusat PT Asahimas Chemical di Jakarta maupun di kawasan pabrik di Cilegon, apabila tuntutan mereka tidak mendapat tanggapan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT Asahimas Chemical belum memberikan tanggapan atau klarifikasi atas berbagai tudingan dan tuntutan yang disampaikan oleh massa aksi.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!