Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Robinsar Siapkan SD-SMP Swasta Gratis Mulai 2027, Solusi Atasi Polemik SPMB dan Ringankan Beban Orang Tua

22
×

Robinsar Siapkan SD-SMP Swasta Gratis Mulai 2027, Solusi Atasi Polemik SPMB dan Ringankan Beban Orang Tua

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Pemerintah Kota Cilegon mulai mematangkan program Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta Gratis yang ditargetkan mulai diberlakukan pada Januari 2027. Program unggulan Wali Kota Cilegon Robinsar ini disiapkan sebagai solusi mengatasi persoalan keterbatasan daya tampung sekolah negeri, sekaligus meringankan beban biaya pendidikan masyarakat.

Wali Kota Cilegon Robinsar mengatakan, saat ini pemerintah masih mengkaji secara menyeluruh skema pelaksanaan program agar tepat sasaran dan dapat berjalan secara berkelanjutan. Menurutnya, setiap tahun pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) selalu menjadi polemik karena tingginya minat masyarakat masuk sekolah negeri demi menghindari biaya pendidikan.

Banner

“Insyaallah program ini sedang kami kaji dan kami godok secara matang. Selama ini SPMB sering menjadi polemik di masyarakat karena banyak orang tua yang mengejar sekolah negeri agar anaknya bisa bersekolah tanpa terbebani biaya. Karena itu, Pemerintah Kota Cilegon akan segera menghadirkan program SD dan SMP swasta gratis untuk membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Robinsar, Selasa (14/7/2026).

Ia menjelaskan, tidak seluruh sekolah swasta akan langsung masuk dalam program tersebut. Pemerintah akan melakukan proses verifikasi untuk menentukan sekolah yang memenuhi persyaratan dan layak menjadi mitra dalam pelaksanaan program sekolah gratis.

“Nanti akan ada proses verifikasi terhadap sekolah-sekolah yang memenuhi kategori untuk mendapatkan program ini. Tujuan utamanya adalah meringankan beban orang tua, sekaligus menyukseskan program wajib belajar di Kota Cilegon sehingga mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan kualitas sumber daya manusia,” katanya.

Baca juga:  Hardiknas Jadi Alarm, Fraksi PKS Cilegon Minta Pendidikan Tetap Prioritas di Tengah Efisiensi Anggaran

Menurut Robinsar, kebijakan ini merupakan bagian dari strategi besar Pemerintah Kota Cilegon dalam memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi. Pendidikan, kata dia, merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul.

“Ini adalah solusi Pemerintah Kota Cilegon untuk meningkatkan kualitas SDM, meningkatkan angka partisipasi pendidikan, sekaligus meringankan beban orang tua. Kami ingin seluruh anak-anak Cilegon memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” tegasnya.

Apabila seluruh tahapan regulasi, perencanaan, dan penganggaran dapat diselesaikan sesuai target, program SD dan SMP swasta gratis akan mulai berlaku pada Januari 2027.

“Insyaallah apabila Allah mudahkan dan seluruh proses berjalan lancar, mulai Januari 2027 biaya pendidikan untuk SD dan SMP swasta yang masuk dalam program ini sudah dapat dibiayai oleh Pemerintah Kota Cilegon,” tutup Robinsar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon Heni Anita Susila menyatakan pihaknya mendukung penuh inisiatif tersebut. Saat ini Disdikbud tengah menyiapkan berbagai aspek teknis agar pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Baca juga:  37 Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Cilegon Tekankan OPD Wajib Optimalkan Kinerja

“Terkait rencana kebijakan Bapak Wali Kota mengenai program sekolah swasta gratis, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon sangat mendukung inisiasi ini sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas pendidikan di Kota Cilegon,” ujarnya.

Heni mengatakan, pihaknya sedang menyusun Petunjuk Teknis (Juknis) sebagai pedoman pelaksanaan, sekaligus menghitung kebutuhan anggaran agar program dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Kami sedang menyusun juknis yang komprehensif agar pelaksanaan program nantinya berjalan lancar dan tepat sasaran. Selain itu, kami juga menghitung kebutuhan anggaran secara cermat agar program ini berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, Disdikbud juga akan menggelar rapat koordinasi bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) sekolah swasta dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) guna mematangkan skema pelaksanaan serta pembiayaan program.

“Kami ingin memastikan program ini nantinya tidak hanya memberikan pendidikan gratis bagi masyarakat, tetapi juga tetap menjaga kualitas mutu pendidikan di sekolah-sekolah swasta yang menjadi bagian dari program,” pungkas Heni.

Program SD-SMP Swasta Gratis diharapkan menjadi terobosan baru Pemerintah Kota Cilegon dalam memperluas pemerataan akses pendidikan, mengurangi beban ekonomi masyarakat, menekan angka putus sekolah, serta memperkuat pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi menuju Cilegon yang lebih maju dan berdaya saing.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!