Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomiKementerianKota SerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Wakil Ketua DPRD Banten Yudi Budi Wibowo Puji Gebrakan Andra Soni: Desa Dibangun, Sekolah Digratiskan

49
×

Wakil Ketua DPRD Banten Yudi Budi Wibowo Puji Gebrakan Andra Soni: Desa Dibangun, Sekolah Digratiskan

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Satu tahun kepemimpinan Andra Soni sebagai Gubernur Banten dinilai menghadirkan warna baru dalam tata kelola pemerintahan. Terobosan demi terobosan disebut mulai terasa langsung dampaknya bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Yudi Budi Wibowo. Ia menilai, dalam satu tahun pertama, Andra Soni menunjukkan keberanian mengambil kebijakan strategis yang menjawab kebutuhan riil masyarakat.

“Gubernur Banten telah membuat terobosan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) dan Sekolah Gratis itu nyata, dan dampaknya langsung dirasakan,” tegas Yudi.

Bang Andra Tembus Desa, 62 Infrastruktur Dibangun

Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) pada 2025 telah merealisasikan 62 infrastruktur desa, terdiri dari 61 ruas jalan desa dan 1 jembatan. Pembangunan ini dinilai berdampak langsung terhadap konektivitas antarwilayah dan pertumbuhan ekonomi desa.

Menurut Yudi, langkah ini merupakan terobosan besar. Pasalnya, selama ini pembangunan jalan desa identik dengan kewenangan desa dan kabupaten/kota. Kini, pemerintah provinsi hadir dan ikut turun tangan.

Baca juga:  Loyal di DPRD dan Fraksi PKS, Ade Gholib Kini Berseragam PPPK di POL PP

“Dulu urusan jalan desa identik dengan kewenangan desa dan kabupaten. Sekarang provinsi hadir dan ikut membangun. Ini terobosan nyata yang menunjukkan keberpihakan pada desa, dan patut diapresiasi,” ujarnya.

801 Sekolah Swasta Gratis, 60 Ribu Lebih Siswa Terbantu

Di sektor pendidikan, Program Sekolah Gratis untuk SMA/SMK dan SKh swasta juga dinilai sebagai kebijakan progresif. Hingga kini, sebanyak 801 sekolah swasta telah bergabung dan 60.705 siswa merasakan manfaatnya.

Dampak lainnya, pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SLTA disebut lebih tertib. Kekhawatiran masyarakat soal kekurangan kursi sekolah negeri pun berkurang, karena sekolah swasta kini bisa diakses tanpa beban biaya.

“Sekarang masyarakat tidak lagi khawatir kekurangan kursi karena SMA/SMK/SKh swasta juga sudah gratis. Pelaksanaan SPMB tahun kemarin relatif tertib,” kata Yudi.

Fondasi Awal Menuju Banten Lebih Maju

Yudi yang juga Ketua Karang Taruna Banten itu menilai, satu tahun kepemimpinan ini menjadi fondasi awal yang cukup kuat. Ia optimistis, bila konsistensi kebijakan dan keberanian mengambil terobosan terus dijaga, Banten akan bergerak ke arah yang lebih baik.

Baca juga:  PLN UID Banten Siaga Penuh Nataru, Pasokan Listrik Dijaga Tanpa Kedip

“Ini baru tahun pertama. Fondasinya sudah baik, tinggal diperkuat dan diperluas. Kami di DPRD tentu akan terus mendukung kebijakan yang berpihak pada rakyat,” ujarnya.

Ia pun berharap sinergi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Banten tetap solid agar program-program prioritas berjalan maksimal dan manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.

“Kita ingin ke depan Banten semakin maju, pelayanan publik semakin baik, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” tutupnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *