CILEGON, RUBRIKBANTEN – Kebakaran melanda sebuah lapak rongsok dan satu rumah gubuk di Lingkungan Lapak Priuk RT 05/03, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Minggu (22/2/2026) sore. Api diduga berasal dari korsleting listrik yang kemudian dengan cepat merambat ke lapak rongsok di sekitarnya.
Berdasarkan laporan yang diterima petugas sekitar pukul 15.15 WIB dari pelapor Ibu Tia, tim pemadam kebakaran langsung bergerak cepat ke lokasi. Hanya dalam waktu ±3 menit dari Mako, petugas sudah tiba dan melakukan upaya pemadaman.
Objek yang terbakar diketahui merupakan lapak rongsok dan satu rumah gubuk milik Bapak Saipul Bahri. Api mulai terlihat sekitar pukul 15.05 WIB dan berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 16.05 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp25 juta.
Sebanyak tiga unit pompa dikerahkan dalam operasi pemadaman, terdiri dari satu unit 3.000 liter Mako, satu unit 5.000 liter Mako, dan satu unit 5.000 liter suplai Mako, dengan total penggunaan air sekitar 5.000 liter.
Sebanyak 11 personel diterjunkan dalam operasi ini, terdiri dari satu Plt. Kasiops Pemadaman, satu Komandan Pleton, serta sembilan anggota pemadam dari Mako Damkar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cilegon, Drs. H. Agus Ubaidillah menyampaikan bahwa respons cepat petugas menjadi kunci agar api tidak meluas ke permukiman warga lainnya.
“Diduga api berasal dari korsleting listrik di rumah gubuk dan kemudian merambat ke lapak rongsok. Beruntung tidak ada korban jiwa dan api dapat segera dikendalikan,” ujarnya.
Petugas mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik, terutama pada bangunan semi permanen dan area yang mudah terbakar seperti lapak rongsok.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengecekan rutin instalasi listrik guna mencegah kebakaran serupa terjadi di kemudian hari.















