PANDEGLANG, RUBRIKBANTEN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan tidak akan tinggal diam dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan 2026. Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan komitmennya untuk turun langsung memantau situasi di lapangan, termasuk mengantisipasi maraknya aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat.
“Kita tidak diam. Kita hadir. Kita akan keliling memastikan stabilitas keamanan selama Ramadan, termasuk melakukan monitor dan tarawih keliling,” ujar Dimyati saat berada di Pandeglang, Minggu (15/2/2026).
Menurut Dimyati, pemantauan ini tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga mencakup penyerapan aspirasi masyarakat, kebersihan lingkungan, ketertiban umum, serta kenyamanan warga dalam menjalankan ibadah puasa.
Ia pun mengimbau masyarakat agar segera melaporkan segala bentuk aktivitas yang dapat mengganggu kekhidmatan Ramadan, termasuk aksi balapan liar yang sering terjadi di berbagai daerah di Banten.
“Kalau ada yang mengganggu kekhidmatan bulan Ramadan, sampaikan kepada kami,” tegasnya.
Selain pengamanan, Pemprov Banten juga meminta adanya penyesuaian operasional tempat hiburan selama Ramadan sebagai bentuk penghormatan kepada umat Islam yang menjalankan ibadah puasa.
Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan suasana Ramadan yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mencegah potensi gangguan sosial di masyarakat.
“Intinya, kita ingin Ramadan berjalan tertib, aman, dan penuh keberkahan,” pungkasnya.















