Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomiKabupaten TangerangKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Wagub Banten Dimyati Natakusumah Salurkan Bantuan RTLH Rp25 Juta untuk Lansia Amsiah di Pagedangan

112
×

Wagub Banten Dimyati Natakusumah Salurkan Bantuan RTLH Rp25 Juta untuk Lansia Amsiah di Pagedangan

Sebarkan artikel ini

TANGERANG, RUBRIKBANTEN – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyalurkan bantuan renovasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Amsiah (76), seorang lansia yang hidup seorang diri di Kampung Cicayur, Desa Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Rabu (4/3/2026).

Bantuan sebesar Rp25 juta tersebut bersumber dari Baznas Provinsi Banten. Dalam kesempatan itu, Dimyati berpesan agar dana bantuan digunakan sepenuhnya untuk kebutuhan renovasi rumah.

Ia juga meminta kepala desa beserta perangkatnya ikut membantu dan mengawasi proses pembangunan rumah hingga selesai.

“Tolong nanti diawasi juga dan dibantu. Bergotong royong,” ujar Dimyati.

Selain bantuan renovasi rumah Amsiah, di lokasi yang sama Dimyati juga menyalurkan bantuan lain, yakni Rp5 juta kepada anak Amsiah, Ahmad Rizal (38), sebagai modal usaha. Bantuan juga diberikan untuk rumah ibadah berupa Rp10 juta untuk masjid dan Rp5 juta untuk musala.

Amsiah diketahui tinggal di sebuah rumah sederhana berukuran sekitar 3×4 meter. Ketua RT setempat, Bajuri, mengatakan rumah yang ditempati Amsiah merupakan hasil gotong royong dan swadaya warga.

Baca juga:  Bupati Serang Ratu Zakiyah Tegaskan RSDP Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Administrasi

Menurutnya, setelah tidak lagi tinggal bersama anak-anaknya, Amsiah hanya menerima uang sebesar Rp20 juta dari pembagian warisan. Melalui musyawarah warga, uang tersebut kemudian digunakan untuk membeli sepetak tanah.

“Sementara rumahnya kita bangun secara swadaya,” ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Amsiah berjualan minyak keliling dari kampung ke kampung sambil mencari barang-barang rongsokan. Warga sekitar juga kerap membantu dengan mengirimkan makanan.

“Kadang warga juga ngirim makanan ke rumah Bu Amsiah, ada yang harian, ada juga yang mingguan,” tambah Bajuri.

Sementara itu, Ahmad Rizal mengaku bersyukur kondisi ibunya mendapat perhatian dari pemerintah. Ia menjelaskan selama ini ibunya hidup seorang diri setelah anak-anaknya berkeluarga.

“Rata-rata memang tinggalnya jauh, hanya saya yang cukup dekat,” katanya.

Rizal mengakui penghasilannya selama ini hanya cukup untuk kebutuhan keluarganya sendiri, sehingga ia hanya sesekali bisa membantu ibunya.

“Kadang seminggu sekali nengok ibu,” pungkasnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!