CILEGON, RUBRIKBANTEN – Pascainsiden ledakan di pabrik kimia PT MCCI, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon memastikan kondisi udara di sekitar lokasi kejadian masih berada dalam batas aman. Pemantauan dilakukan beberapa jam setelah ledakan dengan melibatkan tim Brimob Polda Banten.
Kepala DLH Kota Cilegon, Sabri Mahyudin mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi membawa alat detektor gas guna memastikan dampak lingkungan yang ditimbulkan dari insiden tersebut.
“Setelah kejadian, DLH turun membawa dua alat detektor gas. Kami tiba sekitar pukul 02.30 WIB. Dari hasil sementara, gas yang terdeteksi masih di bawah ambang batas,” ujar Sabri.
Pemeriksaan dilakukan di tiga titik berbeda, yakni area luar pabrik, bagian tengah lokasi, serta titik utama ledakan. Hasil pemantauan sementara menunjukkan kondisi udara di sekitar kawasan industri tersebut telah dinyatakan aman.
“Bersama tim Brimob Polda Banten, kesimpulannya udara sudah clear,” katanya.
Meski demikian, DLH belum dapat memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut. Sabri menegaskan, proses penyelidikan sepenuhnya masih dilakukan oleh pihak kepolisian.
“Kami tidak bisa menyebut ini kelalaian atau bukan. Nanti Polda yang akan menelusuri penyebab kejadian,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan, aparat kepolisian saat ini tengah mendalami kemungkinan adanya keterkaitan dengan insiden serupa yang disebut pernah terjadi di lokasi yang sama beberapa tahun lalu.
“Informasinya kejadian ini pernah terjadi di titik yang sama pada tahun sebelumnya. Itu juga sedang ditelusuri oleh tim Polda,” tambahnya.
Insiden ledakan di PT MCCI sebelumnya sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar. Sejumlah warga dilaporkan terdampak dan beberapa korban mengalami luka hingga harus mendapatkan perawatan medis.















