Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahKabupaten PandeglangKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Safari Ramadan di Pandeglang, Wagub Banten Renovasi Rumah Warga dan Borong Dagangan Cincau

73
×

Safari Ramadan di Pandeglang, Wagub Banten Renovasi Rumah Warga dan Borong Dagangan Cincau

Sebarkan artikel ini

PANDEGLANG, RUBRIKBANTEN – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyerahkan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada empat warga dalam rangka Safari Ramadan 1447 H Pemerintah Provinsi Banten di Kabupaten Pandeglang, Jumat (6/3/2026).

Setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp10 juta untuk memperbaiki rumah agar menjadi hunian yang lebih layak dan sehat.

Banner

Sebelum menyerahkan bantuan, Dimyati meninjau langsung kondisi rumah yang akan direnovasi sekaligus memastikan rumah tersebut benar-benar dihuni oleh penerima manfaat.

Menurutnya, bantuan RTLH harus diberikan kepada rumah yang memang ditempati warga dan membutuhkan perbaikan mendesak.

“Rumah yang kita bantu harus benar-benar dihuni, bukan dijadikan gudang. Bantuan ini digunakan untuk memperbaiki rumah agar menjadi tempat tinggal yang sehat dan layak,” ujar Dimyati.

Di RT 03/01 Kelurahan Juhut, Kecamatan Karang Tanjung, bantuan diserahkan kepada Rahman (74). Sementara di Kampung Pasekon, Kelurahan Pandeglang, bantuan diberikan kepada Ati Fadiah (60), Idrus (40), dan Yati (4).

Dimyati menjelaskan, program bantuan RTLH merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terlebih pada bulan Ramadan yang identik dengan semangat kepedulian sosial.

Baca juga:  Ingat Ibu Sebelum Bertindak, Gubernur Andra Soni Sentuh Hati Ratusan Peserta Kemah Kebangsaan di Pandeglang

“Kita bantu rumah tidak layak huni. Ramadan adalah bulan kepedulian sosial, bulan berbagi. Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat,” katanya.

Melihat kondisi rumah semi permanen yang masih kurang layak huni, Dimyati menegaskan Pemerintah Provinsi Banten akan terus berupaya membantu masyarakat melalui program renovasi rumah.

Ia juga meminta camat dan lurah setempat untuk ikut mengawasi serta membantu proses administrasi selama pelaksanaan renovasi.

Selain itu, Dimyati mengajak masyarakat sekitar untuk ikut bergotong royong membantu proses perbaikan rumah warga penerima manfaat.

“Peran RT dan masyarakat sangat penting. Gotong royong akan mempercepat proses renovasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dimyati juga sempat memborong dagangan cincau milik Idris Afandi (49) yang berjualan di depan musala saat rombongan meninjau rumah penerima bantuan di Kelurahan Juhut.

“Dibagikan ke masyarakat ya,” pesan Dimyati kepada pedagang.

“Siap,” jawab Idris.

Idris kemudian mengemas cincau beserta gula merah cair dalam kantung plastik. Minuman tersebut dijual dengan harga Rp5 ribu per bungkus.

Ia mengaku senang dagangannya diborong oleh Wagub Banten. Dalam sehari, Idris biasanya mampu menjual sekitar 100 bungkus cincau, yang merupakan hasil produksinya sendiri.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!