Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiHukum dan KriminalKabupaten SerangKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Reses DPRD Kabupaten Serang, Azwar Anas Bongkar Keluhan Warga soal Calo Kerja dan BPJS Nonaktif

73
×

Reses DPRD Kabupaten Serang, Azwar Anas Bongkar Keluhan Warga soal Calo Kerja dan BPJS Nonaktif

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN- Anggota DPRD Kabupaten Serang Fraksi Partai Demokrat, Azwar Anas, menyoroti persoalan ekonomi masyarakat dan maraknya praktik percaloan tenaga kerja saat menggelar reses masa persidangan ketiga tahun sidang 2025–2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Kabupaten Serang.

Kegiatan reses tersebut digelar di enam titik, yakni Desa Kibin, Desa Kendayakan, Desa Kragilan, Desa Sukajadi, Desa Undar Andir, dan Desa Tegal Maja. Dalam agenda itu, Azwar menyerap berbagai aspirasi masyarakat mulai dari infrastruktur, layanan kesehatan, hingga persoalan ketenagakerjaan.

Banner

“Dalam kegiatan ini saya juga menyampaikan realisasi aspirasi masyarakat yang sebelumnya telah diusulkan pada reses tahun 2025,” ujar Azwar Anas, Jumat (22/5/2026).

Ia mengatakan, sejumlah usulan warga terkait pembangunan jalan dan penerangan jalan umum mulai direalisasikan. Menurutnya, kondisi infrastruktur jalan di beberapa wilayah kini berangsur membaik dibanding sebelumnya.

Namun di balik pembangunan tersebut, Azwar menemukan persoalan lain yang dinilai lebih mendesak, yakni kondisi ekonomi masyarakat yang semakin sulit serta minimnya lapangan pekerjaan.

“Permasalahan yang paling banyak saya temukan di beberapa daerah adalah masalah ekonomi, khususnya lowongan pekerjaan dan maraknya praktik percaloan tenaga kerja dengan meminta sejumlah uang kepada pelamar kerja,” katanya.

Baca juga:  Mahasiswa Petir Ledakkan Kritik: Anggaran Rp76,15 Miliar Setda Serang Dinilai Pengkhianatan Terhadap Rakyat

Menurutnya, praktik pungutan terhadap pencari kerja itu masih menjadi keluhan utama warga dan harus segera mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pihak perusahaan.

Selain persoalan pekerjaan, masyarakat juga mengeluhkan pembangunan gorong-gorong, penerangan jalan, layanan kesehatan, hingga BPJS Kesehatan yang tidak lagi aktif.

“Banyak masyarakat yang mengeluhkan BPJS Kesehatan mereka sudah tidak aktif lagi. Ini cukup sering saya temukan di beberapa desa saat reses berlangsung,” ungkapnya.

Azwar menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi bahan perjuangan di DPRD Kabupaten Serang agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai kebutuhan masyarakat.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!