Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

DLH Cilegon Genjot Sekolah Adiwiyata, Targetkan 100 Sekolah Masuk Program Kolase

35
×

DLH Cilegon Genjot Sekolah Adiwiyata, Targetkan 100 Sekolah Masuk Program Kolase

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon terus memperkuat kualitas lingkungan hidup berbasis pendidikan dengan menggelar bimbingan teknis (Bimtek) Program Adiwiyata bagi 30 sekolah terpilih di Kota Cilegon, Jumat (22/5/2026).

Kepala DLH Kota Cilegon, Sabri Mahyudin, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menjaring sekaligus membina sekolah-sekolah potensial agar mampu meraih predikat Sekolah Adiwiyata tingkat nasional.

Banner

Dalam pelaksanaannya, DLH menghadirkan narasumber dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) serta Yayasan Bakti Barito untuk memberikan pendampingan teknis kepada sekolah peserta.

Sabri menjelaskan, DLH saat ini tengah fokus mengintegrasikan program lokal unggulan bertajuk Kolase dengan program Adiwiyata nasional.

“Kita coba satukan program Kolase ini dengan Adiwiyata. Melalui kolaborasi ini, Yayasan Bakti Barito akan memberikan bimbingan agar sekolah-sekolah di Cilegon bisa tetap konstan dan konsisten dalam menjalankan seluruh indikator program Adiwiyata,” ujarnya.

Saat ini, Kota Cilegon baru memiliki lima sekolah yang berhasil meraih predikat Adiwiyata tingkat nasional. Karena itu, DLH menargetkan jumlah sekolah yang naik level ke tingkat nasional dapat meningkat signifikan melalui kolaborasi tersebut.

Baca juga:  Ribuan Warga Cilegon Tumpah Ruah di Bhayangkara Fun Run 5K, Suasana Pecah dan Penuh Semangat

Menurut Sabri, terdapat sedikitnya 24 kriteria yang wajib dipenuhi sekolah untuk dapat lolos menjadi Sekolah Adiwiyata.

“Yayasan Bakti Barito akan melihat dari 24 item yang disyaratkan tersebut, mana saja yang bisa mereka bantu. Misalnya terkait edukasi ke masyarakat sekitar, edukasi internal sekolah, penerapan kawasan dilarang merokok, hingga kriteria teknis lainnya dari kementerian,” jelasnya.

Sementara itu, perkembangan program Kolase disebut terus mengalami peningkatan. Saat ini, sebanyak 20 sekolah telah aktif menjalankan program tersebut.

DLH juga berencana meluncurkan kepesertaan baru pada awal bulan depan dengan tambahan sekitar 60 sekolah. Jika terealisasi, total sekolah peserta program Kolase akan mencapai lebih dari 80 sekolah.

“Target dari Pak Wali Kota sebenarnya meminta sekitar 100 sekolah untuk masuk di batch 3 ini. Saat ini kami baru mengumpulkan sekitar 60 sekolah tambahan. Karena kami tidak ingin memaksa. Program lingkungan ini harus dibangun berdasarkan kesadaran mandiri dari pihak sekolah itu sendiri,” pungkas Sabri.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!