Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiKabupaten SerangKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Puasa Bukan Alasan Kendor! Bupati Serang Ratu Zakiah “Warning” ASN Tetap Gaspol di Bulan Ramadhan

87
×

Puasa Bukan Alasan Kendor! Bupati Serang Ratu Zakiah “Warning” ASN Tetap Gaspol di Bulan Ramadhan

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan bahwa Bulan Suci Ramadhan bukan alasan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menurunkan kinerja. Justru sebaliknya, Ramadhan harus menjadi momentum meningkatkan etos kerja, disiplin, dan pelayanan publik.

Penegasan itu disampaikan Ratu Zakiah—sapaan akrab Ratu Rachmatuzakiyah—usai menghadiri kegiatan Tarhib Ramadhan 1447 Hijriyah di Lapangan Tenis Indoor, Jumat (13/2/2026).

Banner

“Alhamdulillah hari ini kami bersama alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan organisasi keagamaan melaksanakan tarhib Ramadhan dalam rangka mempersiapkan diri menyambut bulan suci,” ujar Ratu Zakiah kepada wartawan.

Tarhib Ramadhan 1447 Hijriyah tersebut menghadirkan pencerahan dari KH. Komarudin atau yang dikenal sebagai Kiai Jangkrik. Menurut Ratu Zakiah, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya mempererat sinergi antara umara dan ulama di Kabupaten Serang.

“Ke depan, hubungan ulama dan umara harus semakin harmonis agar pembangunan di Kabupaten Serang dapat berjalan lebih baik dan berkelanjutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ratu Zakiah mengingatkan para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang agar tidak menjadikan puasa sebagai dalih untuk bermalas-malasan. Ia menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan, ampunan, dan pahala yang berlipat ganda termasuk dalam bekerja dan melayani masyarakat.

Baca juga:  Andra Soni Genjot Kinerja OPD: Tancap Gas 157 Hari Menuju Banten Maju, Adil dan Bebas Korupsi

“Jangan jadikan puasa untuk bermalas-malasan. Semua harus tetap bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Memang ada pengurangan jam kerja selama Ramadhan, tapi kinerja tidak boleh turun,” tandasnya.

Selain itu, Ratu Zakiah memastikan program Safari Ramadhan kembali digelar tahun ini. Program tersebut bertujuan untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat melalui kunjungan langsung ke sejumlah titik di Kabupaten Serang.

“Insya Allah ada Safari Ramadhan. Saat ini masih kami kaji beberapa lokasi yang akan menjadi titik kunjungan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Bupati Serang juga menegaskan komitmen penertiban Tempat Hiburan Malam (THM) selama Bulan Suci Ramadhan. Hal tersebut telah dibahas dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Serang.

“Kami akan menurunkan personel Satpol PP untuk menertibkan seluruh THM dan aktivitas lain yang mengganggu kekhusyukan ibadah. Surat edaran akan segera kami keluarkan agar tidak ada yang membandel,” tegasnya.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, para Staf Ahli Bupati, Asisten Daerah, Kepala OPD, camat, serta ASN di lingkungan Pemkab Serang.

Baca juga:  Monopoli Website Desa: Dugaan Korupsi Serap Dana Hingga Rp100 Juta

Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) I Kabupaten Serang, Syamsuddin, menambahkan bahwa Tarhib Ramadhan menjadi sarana membangun komunikasi intensif antara pemerintah daerah dan para tokoh agama serta masyarakat.

Ia menegaskan bahwa meski jam kerja Ramadhan mengalami penyesuaian—mulai pukul 08.00 hingga 15.00—hal tersebut diharapkan tidak mengurangi kualitas dan kuantitas pekerjaan ASN.

“Mudah-mudahan kemurahan jam kerja ini tidak mengurangi tanggung jawab dan kinerja pegawai,” pungkasnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!