Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Pemkot Cilegon dan Lapas Teken MoU, Warga Binaan Disiapkan Jadi SDM Unggul

100
×

Pemkot Cilegon dan Lapas Teken MoU, Warga Binaan Disiapkan Jadi SDM Unggul

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Pemerintah Kota Cilegon resmi menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten tentang optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di wilayah Kota Cilegon. Penandatanganan berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon, Selasa (24/2).

MoU tersebut diteken langsung oleh Robinsar selaku Wali Kota Cilegon dan Muhammad Ali Syeh Banna selaku Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, serta disaksikan Plt. Sekda Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra.

Banner

Dalam sambutannya, Robinsar menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah konkret Pemkot Cilegon dalam memberikan perhatian serius kepada warga Kota Cilegon yang saat ini menjalani masa pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

“Hari ini Pemerintah Kota Cilegon menandatangani Nota Kesepahaman dengan pihak Lapas Cilegon. Fokus utama kerja sama ini adalah memberikan perhatian khusus kepada warga Kota Cilegon yang sedang menjalani masa pembinaan. Mereka tetap bagian dari warga Cilegon yang harus diberdayakan dan diberikan kesempatan untuk memperbaiki hidup,” tegasnya.

Baca juga:  Karyawan RSUD Cilograng Antusias Ikuti Kegiatan Senam Pagi Bersama

Menurutnya, kolaborasi ini akan menghadirkan berbagai program pelatihan dan peningkatan kompetensi di dalam Lapas. Tujuannya jelas: memastikan para warga binaan memiliki keterampilan yang cukup saat kembali ke tengah masyarakat.

“Kami ingin setelah mereka bebas nanti, mereka sudah memiliki keterampilan, mampu mencari nafkah, dan tidak lagi merasa terasing. Pemerintah hadir untuk memastikan mereka tetap memiliki masa depan yang baik,” tambah Robinsar.

Sementara itu, Muhammad Ali Syeh Banna mengapresiasi komitmen Pemkot Cilegon dalam mendukung pembinaan warga binaan, baik dari aspek kepribadian maupun kemandirian.

Ia menjelaskan, pembinaan kepribadian akan diisi dengan kegiatan keagamaan seperti pembelajaran Al-Qur’an, tajwid, dan hafalan, dengan melibatkan pembimbing dari pemerintah daerah. Sedangkan pembinaan kemandirian akan melibatkan sejumlah dinas terkait.

“Contohnya melalui program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C melalui PKBM, serta pelatihan keterampilan yang didukung Dinas Pendidikan, Dinas Tenaga Kerja, dan perangkat daerah lainnya. Seluruh warga binaan di Kota Cilegon akan mendapatkan pembinaan,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberadaan Lapas dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) di Cilegon menjadi momentum penting bagi sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran pemasyarakatan agar proses pembinaan berjalan optimal dan berkelanjutan.

Baca juga:  Waspada Mobil Bekas Terblokir: Polres Cilegon Imbau Pembeli Cek Status Kendaraan Sebelum Transaksi

“Harapannya mereka dapat hidup lebih baik, lebih bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat Kota Cilegon. Ini adalah bentuk kepedulian nyata Pemerintah Kota Cilegon kepada warganya,” pungkasnya.

Melalui MoU ini, sinergi antara Pemkot Cilegon dan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Banten diharapkan semakin solid dalam memperkuat pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan, guna mencetak masyarakat yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!