CILEGON, RUBRIKBANTEN – Ketua DPRD Kota Cilegon, Rizki Khairul Ichwan, melontarkan kritik tajam kepada pemerintah kota terkait penanganan mitigasi bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Cilegon. Rizki menegaskan bahwa peringatan telah disampaikan jauh-jauh hari, namun langkah konkret tidak segera dilakukan.
“Iyah, fenomenanya memang fenomena alam. Tapi kan dari awal sudah kita peringatkan kepada pemerintah kota supaya mitigasi bencana ini bisa diperbaiki,” ujar Rizki dalam keterangannya, Kamis (9/1/2025)
Ia menyoroti peran Dinas PUPR yang seharusnya segera melakukan normalisasi sungai, terutama untuk menangani pendangkalan dan sampah yang menumpuk di aliran sungai. Menurutnya, persoalan ini sudah diingatkan sejak Oktober 2024, bahkan sebelum ia meninjau sejumlah kelurahan dan kecamatan yang berpotensi terdampak banjir.
“Kita sudah memprediksi bahwa curah hujan akan tinggi di akhir tahun. Ditambah lagi banyaknya sampah yang menumpuk di sungai, belum lagi sungai yang dangkal akan menghambat aliran air sehingga menyebabkan banjir,” tegasnya.
Rizki mendesak agar pemerintah kota segera mengambil tindakan nyata untuk membersihkan dan memperbaiki kondisi sungai guna mencegah masalah serupa di masa mendatang. “Tolong segera diperbaiki dan dibersihkan supaya tidak menjadi permasalahan di kemudian hari,” pungkasnya.
Pernyataan ini menjadi tamparan keras bagi pemerintah kota untuk segera mempercepat langkah mitigasi dan menghindari bencana yang terus berulang. (Har/RB)















