CILEGON, RUBRIKBANTEN – Polres Kota Cilegon mengeluarkan peringatan serius kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam sekaligus ancaman kriminalitas. Imbauan itu disampaikan langsung dalam kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al-Fudhola, Lingkungan Sambirata, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Jumat (8/1/2026).
Kegiatan pembinaan masyarakat tersebut dipimpin Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, didampingi Kasat Binmas Iptu Muhyidin dan Kapolsek Cibeber AKP Atep Mulyana, sebagai bagian dari program Polres Cilegon di bawah naungan Polda Banten.
Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.
“Polri hadir untuk masyarakat, bangsa, dan negara. Tugas kami menjaga kamtibmas, memberikan perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum,” tegasnya.
Kapolres secara khusus menyoroti bencana banjir yang sempat melanda wilayah Cibeber. Ia menjelaskan bahwa banjir tidak hanya disebabkan faktor alam, tetapi juga ulah manusia. Secara alamiah, cuaca ekstrem dipicu oleh siklon di wilayah Sumatra Selatan hingga perairan Jawa dan Selat Sunda yang menyebabkan curah hujan tinggi, sesuai data BMKG.
Namun demikian, Kapolres menekankan faktor manusia turut memperparah kondisi, mulai dari rendahnya kesadaran menjaga lingkungan, pembuangan sampah sembarangan, hingga aktivitas perusakan alam seperti penebangan dan pertambangan ilegal.
Ia menegaskan bahwa seluruh aktivitas pertambangan wajib memenuhi aspek perizinan, analisis dampak lingkungan (Amdal), serta tata ruang sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Pengelolaan lingkungan harus bertanggung jawab. Masyarakat terdampak juga wajib diakomodasi dengan baik,” ujarnya.
Kapolres juga mengajak masyarakat bersama pemerintah untuk aktif memantau kondisi drainase, sungai, dan lingkungan sekitar rumah sebagai langkah konkret mencegah banjir di tengah perubahan cuaca ekstrem.
Terkait penanganan bencana, ia memastikan jajaran Polda Banten telah turun langsung ke lokasi terdampak banjir di Kota Cilegon untuk menyalurkan bantuan dan memastikan keselamatan warga.
Selain bencana, Kapolres turut mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap tindak kriminal. Ia menganjurkan pemasangan CCTV, teralis rumah, serta pengawasan ketat terhadap anak-anak agar tidak menjadi korban kejahatan.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai refleksi dari sejumlah kasus kriminal yang pernah terjadi, termasuk pencurian dan pembunuhan.
“Kami mengajak masyarakat menghidupkan kembali siskamling dan ronda malam. Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.















