Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Hari Perhubungan Nasional 2026, Pemkot Cilegon Siapkan Tambahan PJU hingga Jalan Nasional

20
×

Hari Perhubungan Nasional 2026, Pemkot Cilegon Siapkan Tambahan PJU hingga Jalan Nasional

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN — Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus memperkuat pelayanan transportasi dan keselamatan pengguna jalan. Salah satu perhatian utama adalah penerangan jalan umum (PJU), termasuk pada sejumlah ruas jalan nasional yang berada di wilayah Kota Cilegon.

Wali Kota Cilegon Robinsar mengatakan, Pemkot Cilegon menargetkan peningkatan penerangan di sejumlah ruas jalan yang masih gelap sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan masyarakat.

Banner

Menurut Robinsar, meskipun jalan nasional bukan berada di bawah kewenangan Pemerintah Kota Cilegon, kondisi penerangan tetap menjadi perhatian karena masyarakat Cilegon merupakan pengguna jalan tersebut.

“Walaupun kewenangannya bukan di Pemkot Cilegon, tapi berkaitan dengan keselamatan masyarakat. Insyaallah ke depan kita akan ambil bagian,” ujar Robinsar.

Ia menyebut, Pemkot Cilegon telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait rencana pemasangan PJU di sejumlah titik jalan nasional yang masih minim penerangan.

Robinsar mengatakan, ruas jalan nasional mulai dari kawasan sekolah hingga arah Sriwi menjadi salah satu titik yang masuk dalam perencanaan penerangan. Pemkot juga akan memprioritaskan sejumlah titik yang saat ini dinilai masih gelap.

“Jalan nasional yang ada di Kota Cilegon, kami sudah koordinasikan. Karena ini menyangkut keselamatan masyarakat Kota Cilegon,” katanya.

Robinsar menegaskan, langkah tersebut bukan berarti Pemkot Cilegon mengambil alih kewenangan pemerintah pusat. Sebaliknya, pemasangan PJU akan dilakukan melalui koordinasi dan sinergi dengan pihak terkait.

Ia berharap, penguatan penerangan jalan dapat dilakukan secara bertahap hingga seluruh titik jalan yang menjadi prioritas dapat diterangi.

Baca juga:  Wali Kota Serang Dorong LPTQ Kasemen Cetak Generasi Qur’ani Berprestasi Dunia

Dishub Akui Pelayanan PJU Belum Optimal

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon Heri Suheri menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pelayanan Dishub selama ini masih belum optimal, terutama dalam merespons pengaduan terkait PJU.

“Kami juga mohon maaf kalau pelayanan kepada masyarakat belum optimal, belum cepat, belum responsif dan belum sesuai dengan harapan,” ujar Heri.

Heri mengatakan, Dishub akan terus melakukan pembenahan, termasuk meningkatkan fasilitas pendukung pelayanan PJU.

Salah satunya melalui rencana penambahan unit mobil crane PJU pada tahun mendatang. Dengan tambahan tersebut, Dishub diharapkan dapat lebih cepat menangani laporan masyarakat terkait lampu penerangan yang mengalami kerusakan.

“Insyaallah tahun depan ada tambahan satu unit mobil crane PJU, sehingga menjadi dua unit,” katanya.

Menurut Heri, kebutuhan penerangan di Kota Cilegon cukup besar. Dari sekitar 12 ribu titik yang menjadi kebutuhan, sebanyak 6.385 titik disebut telah terpasang.

Namun, persoalan PJU tidak hanya berkaitan dengan pemasangan baru. Dishub juga menghadapi persoalan pencurian kabel dan perangkat MCB yang menyebabkan sejumlah lampu kembali mengalami gangguan.

Meski demikian, Heri memastikan pihaknya terus berupaya melakukan perbaikan berdasarkan laporan dan kebutuhan di lapangan.

Jalan Nasional Ikut Jadi Perhatian

Heri menjelaskan, rencana pemasangan PJU pada jalan nasional dilakukan setelah Pemkot Cilegon berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

Ia menegaskan, Pemkot Cilegon tidak mengambil alih kewenangan pemerintah pusat dalam pengelolaan jalan nasional.

Baca juga:  Bupati Serang Resmikan Pusat Oleh-Oleh di Anyer: UMKM Naik Kelas, Wisata Makin Berkualitas

“Bukan mengambil alih. Pemerintah Kota Cilegon membantu karena berkaitan dengan keselamatan masyarakat. Kami koordinasi dan alhamdulillah diperbolehkan,” jelasnya.

Heri menyebut, pemasangan nantinya akan dilakukan secara sinergis dengan pihak yang memiliki kewenangan, termasuk Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Kementerian Pekerjaan Umum.

“Kalau ada titik-titik jalan nasional yang masih kurang, nanti kita lengkapi melalui anggaran APBD. Tapi tentu kita survei lagi titiknya,” katanya.

Selain pemerintah daerah, Heri juga mengapresiasi dukungan pemerintah kelurahan, pengelola perumahan, serta sejumlah perusahaan dan industri yang turut membantu penerangan di lingkungan masing-masing.

Personel Lalu Lintas Juga Jadi Perhatian

Tak hanya PJU, Dishub Kota Cilegon juga terus berkoordinasi dengan Satlantas Polres Cilegon dalam pengaturan lalu lintas, khususnya pada titik-titik yang rawan kemacetan.

Namun, keterbatasan personel membuat pengawasan belum dapat dilakukan secara maksimal di seluruh titik rawan kemacetan.

“Kami dengan Satlantas berusaha bisa hadir di titik-titik kemacetan. Namun personel yang ada belum bisa menempatkan personel di semua titik rawan macet,” ujar Heri.

Ia berharap ke depan terdapat penambahan personel sehingga penempatan petugas di sejumlah titik rawan kemacetan dapat dilakukan lebih optimal.

Heri menegaskan, momentum Hari Perhubungan Nasional 2026 menjadi pengingat bagi jajaran Dishub untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kami tetap bekerja keras untuk bisa meningkatkan pelayanan sesuai dengan fungsi dan kewenangan yang ada,” pungkasnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!