Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahKementerianKota TangerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Perkuat Akhlak Umat, Dimyati Dorong Dai Aktif Sampaikan Ilmu dan Syariat Islam

24
×

Perkuat Akhlak Umat, Dimyati Dorong Dai Aktif Sampaikan Ilmu dan Syariat Islam

Sebarkan artikel ini

TANGERANG, RUBRIKBANTEN — Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan, dai memiliki peran strategis dalam membimbing masyarakat melalui penyampaian ilmu agama, khususnya terkait keimanan, ketakwaan, serta pemahaman syariat Islam.

Hal itu disampaikan Dimyati usai menghadiri Tabligh Akbar Majelis Quran Ikatan Da’i Indonesia (Ikadi) di Masjid Raya Al-A’zhom, Kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Minggu (20/9/2026).

Banner

Menurut Dimyati, dakwah bukan sekadar menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun akhlak masyarakat melalui amar makruf nahi mungkar.

“Dakwah ini sangat baik sebagai wujud pelaksanaan amar makruf nahi mungkar serta memberikan nasihat kepada masyarakat. Para dai tidak hanya mengajarkan kesabaran dan kebaikan, tetapi juga mencegah kemungkaran untuk memperbaiki akhlak,” ujar Dimyati.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan tabligh akbar tersebut sebagai ruang silaturahmi sekaligus momentum memperkuat ketakwaan umat.

Menurutnya, penguatan iman dan takwa merupakan fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikadi K.H. Ahmad Khusairy Suhail mengatakan, Ikadi merupakan organisasi kemasyarakatan Islam yang membawa visi menjadi perekat umat dan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca juga:  BPN DKI Gaspol Susun Neraca Tanah 2026, Tata Lahan Jakarta Dipetakan Ulang

“Saat ini kami memiliki 35 pengurus wilayah dan akan segera bertambah tiga menjadi 38 wilayah. Ikadi hadir untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik dengan sungguh-sungguh mendekatkan diri kepada Al-Quran. Kebaikan dalam urusan apa pun harus dimulai dari Al-Quran,” katanya.

Senada, K.H. Syukron Ma’mun dalam tausiahnya mengajak masyarakat untuk meningkatkan interaksi dengan Al-Quran, bukan hanya dengan membacanya, tetapi juga memahami serta menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Berbuat amar makruf nahi mungkar adalah upaya kita bersama untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara yang baldatun tayyibatun wa rabbun gafur,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Pengurus Wilayah Ikadi Provinsi Banten K.H. Komarudin Akyas mengukuhkan Pengurus Dai dan Daiah untuk Program Pengentasan Buta Huruf Al-Quran PW Ikadi Banten periode 2026–2030.

Selain pengukuhan pengurus, Ikadi Banten turut memperkenalkan metode pembelajaran membaca huruf Al-Quran bernama “Mama Papa”.

Metode tersebut diperkenalkan sebagai salah satu pendekatan inovatif untuk membantu masyarakat belajar membaca Al-Quran sekaligus memperluas gerakan pemberantasan buta huruf Al-Quran di Provinsi Banten.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!