Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahHukum dan KriminalKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanSosial

Gegara Kasmaran! Pelajar SMK Ditikam Tewas di Anyer: Polisi Kantongi Identitas Pelaku

224
×

Gegara Kasmaran! Pelajar SMK Ditikam Tewas di Anyer: Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Tragedi berdarah menewaskan seorang pelajar SMK di Anyer, Kabupaten Serang, Banten, diduga kuat dipicu persoalan asmara. Cinta segitiga yang berujung emosi menjadi pemantik penusukan maut yang merenggut nyawa korban di pinggir jalan.

Korban berinisial F.A.M. (17) ditemukan tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk di Jalan Lingkar Perapatan Ciendut, Kampung Pasir Sereh Baru, Desa Bunihara, Kecamatan Anyer, pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Korban diduga menjadi korban pembunuhan.

Kasi Humas Polres Cilegon, AKP Sigit Dermawan, membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan kasus masih dalam tahap penyelidikan. Polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku dan kini tengah melakukan pengejaran.

“Identitas atau inisial pelaku sudah kami kantongi. Saat ini Satreskrim masih melakukan pendalaman dan pencarian,” ujar AKP Sigit.

Berdasarkan keterangan awal kepolisian dan saksi di lokasi, insiden berdarah ini bermula dari perselisihan yang berkaitan dengan seorang perempuan. Situasi sempat mereda setelah pihak-pihak yang terlibat berjabat tangan dan saling meminta maaf.

Baca juga:  Diduga Tabrak Aksi Buruh, Anggota DPRD Cilegon Fraksi Gelora Terancam Sidang Kode Etik

Namun ketegangan kembali memanas saat salah satu saksi merekam video klarifikasi permintaan maaf yang rencananya akan disebarluaskan. Korban yang berada di lokasi menolak tindakan tersebut karena khawatir rekannya menjadi viral, hingga terlibat adu mulut.

Tak lama berselang, terduga pelaku berinisial B. datang ke lokasi dan terlibat cekcok dengan korban. Emosi yang memuncak diduga membuat pelaku kehilangan kendali.

“Pelaku diduga mengeluarkan pisau dari saku jaket hoodie dan langsung menusuk korban,” ungkap salah satu saksi kepada petugas.

Akibat tikaman tersebut, korban terjatuh dan mengalami luka parah. Meski sempat dibawa dari lokasi kejadian, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

AKP Sigit menjelaskan, dari hasil sementara ditemukan beberapa luka tusukan pada tubuh korban. Hingga kini, empat orang saksi telah diperiksa, sementara kebutuhan otopsi sudah dilakukan hingga kini belum sehingga pihak kepolisian masih menunggu hasil atopsi.

“Motif sementara diduga karena perselisihan yang berujung pada adu fisik menggunakan senjata tajam. Pelaku sementara diduga satu orang,” jelasnya.

Baca juga:  Ketua MPR Ahmad Muzani: Wartawan Itu Panggilan Hati, Kemanusiaan di Atas Berita

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Anyer, Ipda Wangsa, mengatakan pihaknya telah mengamankan sejumlah saksi sebelum penanganan perkara diambil alih oleh Polres Cilegon.

“Perkara ini sudah diambil alih Polres dan mendapat atensi langsung,” tegasnya.

Hingga kini, polisi masih memburu pelaku yang diduga melarikan diri usai kejadian. Informasi terkait pelarian pelaku ke luar daerah masih terus didalami, termasuk video yang beredar di media sosial yang kini dijadikan bahan penyelidikan.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!