CILEGON, RUBRIKBANTEN – Pelayanan tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Jombang, Kota Cilegon, menjadi sorotan setelah muncul keluhan masyarakat terkait sikap oknum petugas yang dinilai kurang ramah saat melayani pasien. Menanggapi hal itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra menegaskan agar seluruh petugas pelayanan publik, khususnya di lingkungan puskesmas, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurut Ahmad Aziz, dirinya belum mengetahui secara detail persoalan yang terjadi di Puskesmas Jombang. Namun ia menekankan bahwa sejak awal pihaknya sudah mengingatkan seluruh jajaran pelayanan kesehatan agar mengedepankan sikap ramah kepada masyarakat.
“Karena saya belum tahu apa beritanya, informasinya. Tapi kemarin waktu saya rapat koordinasi terkait cek kesehatan gratis, saya sampaikan bahwa seluruh puskesmas harus memberikan pelayanan terbaik. Dengan senyum, sapa, jangan jutek,” ujar Ahmad Aziz kepada wartawan, Selasa (12/5/2026).
Ia mengatakan, bukan hanya petugas di puskesmas, namun seluruh aparatur pelayanan publik mulai dari kelurahan hingga kecamatan juga diminta mengedepankan etika pelayanan kepada masyarakat.
“Tadi juga saat pembukaan lomba kelurahan saya sampaikan hal yang sama. Kita akan memberikan teguran supaya para nakes melakukan pelayanan yang seramah mungkin,” katanya.
Terkait informasi adanya pegawai yang disebut telah dipindahkan buntut persoalan pelayanan di Puskesmas Jombang, Ahmad Aziz mengaku belum mengetahui secara pasti. Ia memastikan akan melakukan pengecekan dan koordinasi lebih lanjut dengan dinas terkait.
“Yang di Jombang itu saya belum tahu. Nanti saya cek. Kalau memang ada perpindahan pegawai, itu tinggal koordinasi antara kepala dinas dengan BKPSDM untuk proses administrasinya,” ungkapnya.
Sebelumnya, keluhan terhadap pelayanan di Puskesmas Jombang ramai diperbincangkan masyarakat dan media sosial. Bahkan muncul informasi adanya oknum petugas pelayanan yang telah dipindahkan menyusul polemik tersebut.















