CILEGON, RUBRIKBANTEN — Forum Potensi SAR Banten memperkuat kolaborasi dengan TNI melalui audiensi bersama Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Imam Buchori, guna membangun kesiapsiagaan bencana dan ketahanan sosial masyarakat di Kota Cilegon, Rabu (1/4/2026).
Forum Potensi SAR Banten menggelar audiensi dan silaturahmi bersama Komandan Distrik Militer (Dandim) 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, sebagai upaya memperkuat sinergi antara relawan kebencanaan dan unsur TNI dalam pembangunan sosial kemasyarakatan.
Audiensi dipimpin langsung oleh Ketua Forum Potensi SAR Banten Taufik Hidayat, didampingi Ketua Forum Wartawan Kebudayaan (FORWARD) Rizal Arif Baihaqi serta Founder Komunitas Ayo Ngecat Muhamad Sidiq.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Dandim, yang menilai peran relawan sebagai kekuatan sosial penting dalam membangun ketahanan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Forum Potensi SAR Banten menyampaikan sejumlah agenda strategis, di antaranya rencana pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka HUT Kemerdekaan RI, pelatihan mitigasi bencana, pembentukan wadah koordinasi kerelawanan di Kota Cilegon, kolaborasi dalam program TMMD, hingga pembangunan ekosistem kolaboratif untuk mempersiapkan generasi muda yang lebih berdaya.
“Kami menyambut baik kehadiran Forum Potensi SAR Banten. Sinergi antara TNI, relawan, komunitas, dan masyarakat sangat penting dalam memperkuat ketahanan wilayah,” ujar Letkol Inf Imam Buchori.
Ia menambahkan, berbagai gagasan tersebut akan ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama unsur Forkopimda Kota Cilegon agar program berjalan terarah dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Forum Potensi SAR Banten, Taufik Hidayat, menegaskan audiensi ini menjadi langkah awal membangun ekosistem kerja bersama antara relawan dan TNI.
“Audiensi ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi komitmen menghadirkan kolaborasi nyata. Sinergi dengan TNI menjadi fondasi penting dalam membangun kesiapsiagaan bencana dan pembinaan generasi muda,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi ini mampu melahirkan program berkelanjutan yang berdampak langsung bagi masyarakat, baik dalam aspek kemanusiaan, edukasi kebangsaan, maupun pembangunan sosial.
Audiensi ini menjadi momentum awal terbentuknya ekosistem kolaborasi antara TNI, relawan, komunitas kreatif, dan masyarakat dalam mewujudkan Kota Cilegon yang tangguh dan siap menghadapi tantangan ke depan.















