SERANG, RUBRIKBANTEN – Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, melepas keberangkatan ratusan santri asal Banten menuju Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, di halaman Masjid Raya Al-Bantani, KP3B Curug, Kota Serang, Sabtu (4/4/2026).
Pelepasan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat santri dalam menuntut ilmu. Dimyati menegaskan bahwa keberangkatan tersebut bukan hanya berdampak bagi individu santri, tetapi juga bagi masa depan daerah.
“Ini adalah momentum mempererat silaturahmi. Para santriwan dan santriwati dilepas dengan penuh semangat. Manfaatnya bukan hanya untuk pribadi dan keluarga, tetapi juga untuk Banten,” ujar Dimyati.
Ia menekankan bahwa kekuatan utama Banten terletak pada peran ulama dan santri sebagai pilar moral masyarakat. Menurutnya, kemajuan daerah tidak semata diukur dari pembangunan fisik.
“Kehebatan Banten itu bukan karena jalannya, wisatanya, atau tambangnya, tetapi karena ulamanya. Maka ulama harus kita junjung tinggi,” tegasnya.
Dimyati juga mengapresiasi para orang tua yang mempercayakan pendidikan anak-anaknya di pesantren. Ia menyebut para santri sebagai calon generasi emas yang akan memberi kontribusi besar bagi agama, bangsa, dan negara.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya membangun jejaring antar-santri dan alumni sebagai kekuatan strategis di masa depan.
“Yang paling penting adalah membangun networking, saling mendukung, dan saling menguatkan. Ini akan menjadi kekuatan besar,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua HIMASAL Wilayah Banten, KH Abdurrahman, menyampaikan bahwa program pemberangkatan santri ke Lirboyo telah berjalan sejak 2001 dan rutin digelar setiap tahun.
Pada tahun ini, sekitar 1.200 santri asal Banten menempuh pendidikan di Lirboyo, dengan 20 bus diberangkatkan, terdiri dari 13 bus dari KP3B dan 7 bus dari Masjid Al-A’zhom, Kota Tangerang.
“Para santri ini menempuh jenjang pendidikan mulai dari Sanawiyah, Aliyah hingga Ma’had Aly. Kami berharap mereka kembali dengan membawa ilmu yang bermanfaat dan barokah,” ujarnya.
Ia juga mengaku bangga karena untuk pertama kalinya pelepasan santri dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Banten.
Sebagai bentuk dukungan, dalam kesempatan tersebut Dimyati turut menyalurkan bantuan untuk keberangkatan para santri yang akan melanjutkan pendidikan di Lirboyo.













