CILEGON, RUBRIKBANTEN — Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Temu Putih, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Kamis (29/1/2026), saat Handayani, atlet Boccia National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Cilegon, akhirnya pulang ke kampung halaman. Peraih medali emas Paragames Thailand 2025–2026 itu disambut meriah warga, mayoritas emak-emak, yang telah menunggu sejak siang hari.
Puluhan warga tampak berjejer di gang sempit RT 04 RW 002. Meski gerimis turun, antusiasme warga tak surut. Mereka berebut bersalaman, memeluk, bahkan mencium kepala Handayani, atlet kelahiran 1996 yang kini menargetkan tampil di Olimpiade Los Angeles 2028.
“Selamat ya, Nong. Alhamdulillah, sukses selalu,” ujar Sutirah, warga setempat, sambil memeluk Handayani dengan mata berkaca-kaca.
Warga lain, Tarsinih, tak kuasa menahan air mata saat melihat Handayani yang menggunakan kursi roda. “Ya Allah, dari kecil sudah tahu. Nggak nyangka Allah kasih karunia luar biasa. Selamat ya, Nong, sukses dan terus juara,” tuturnya.
Kepulangan Handayani turut didampingi Anggota DPRD Banten Hasbi Sidik, Camat Cilegon Maman Herman, Lurah Ciwaduk Nurul Hadiyati, serta pengurus NPCI Banten dan NPCI Kota Cilegon.
Hasbi Sidik menyebut prestasi Handayani sebagai kebanggaan besar bagi daerah. “Handayani ibarat mutiara dari Kota Cilegon yang bersinar di level internasional. Ini prestasi yang sangat membanggakan,” katanya.
Ia menegaskan, Handayani merupakan satu-satunya atlet asal Kota Cilegon yang mewakili Indonesia di Paragames Thailand dan berhasil mempersembahkan medali emas. “Dari Cilegon, untuk Banten, untuk Indonesia. Semoga menjadi motivasi menuju Olimpiade 2028,” ujarnya.
Pantauan di lokasi, warga terus berdatangan ke rumah Handayani. Maklum, sang atlet jarang pulang karena lama menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas) di Solo.
Sekitar pukul 18.45 WIB, rombongan pejabat Provinsi Banten turut berkunjung, dipimpin Gubernur Banten Andra Soni bersama istri, Kadispora Banten Ahmad Syaukani, dan sejumlah pejabat lainnya.
“Mewakili masyarakat Banten, saya mengucapkan selamat. Dengan segala keterbatasan, Handayani mampu mengharumkan nama Indonesia,” ujar Andra Soni.
Ia mengungkapkan, saat ini Handayani menempati peringkat empat dunia cabang olahraga Boccia. Untuk menjaga dan meningkatkan peringkat tersebut, Handayani dijadwalkan mengikuti kejuaraan tingkat Asia di Nagoya, Jepang.
“Jika lolos di tingkat Asia, peluang ke tingkat dunia semakin besar. Kita doakan bersama agar cita-cita Handayani tercapai. Pemprov Banten tentu mendukung penuh melalui NPCI Banten,” pungkasnya.















